Para guru dan siswa SMAN 2 Poco Ranaka

Borong, Vox NTT- Jurusan IPS SMAN 2 Poco Ranaka di Kabupaten Manggarai Timur meraih peringkat tiga besar Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) 2018 tingkat Provinsi NTT.

Sekolah yang berada di Biting,  Desa Ulu Wae, Kecamatan Poco Ranaka Timur itu meraih nilai rata-rata 60,32 dari jumlah 110 peserta UNBK.

Perolehan tersebut hanya selisih 7,95 dari SMA Seminari St. Yohanes Ber Todabelu yang menenpati posisi dua besar di NTT dengan nilai rata-rata 68,27 dari total 44 peserta UNBK.

Sedangkan peringkat satu besar Jurusan IPS sekolah menengah atas yang menjalankan UNBK diraih oleh SMA Seminari Pius XII Kisol dengan nilai rata-rata 77,1 dari 44 peserta.

Kepala SMAN 2 Poco Ranaka, Bernadus Hadu mengaku bangga dengan perolehan yang boleh diraih lembaganya.

Di hadapan orangtua siswa saat pengumuman kelulusan pada Kamis, 3 Mei 2018, Bernadus mengatakan, Jurusan IPS SMAN 2 Poco Ranaka turut mengharumkan nama Kabupaten Manggarai Timur selain SMA Seminari Pius XII Kisol di tingkat Provinsi NTT.

Kepala SMAN 2 Poco Ranaka, Bernadus Hadu, S.Pd

“Para lulusan meraih juara satu sampai juara tiga pada mata pelajaran Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris dan Matematika dari Jurusan Bahasa dan Jurusan IPS, yang dapat mengharumkan nama lembaga SMAN 2 Poco Ranaka, di Manggarai Timur NTT, Meskipun Jurusan IPS kita kalah  di bawah SMA Seminari Pius XII Kisol,” ujar Bernadus saat pengumuman kelulusan yang berlangsung di sekolahnya, Kamis pagi.

Dia mengaku, prestasi tersebut boleh diraih siswanya berkat kerja keras guru-guru. Mereka tak mengenal lelah dalam membimbing siswanya, baik siang maupun malam  hari.

“Kami bimbingan dari sore sampai malam bagi siswa kelas dua belas hasilnya kami peroleh 100 persen,” katanya.

Bernadus berharap kepada guru-guru SMAN 2 Poco Ranaka agar terus berjuang, semangat, bekerja keras, disiplin dan tidak putus asa mengajar demi nasib peserta didik.

Di akhir pengumuman kelulusan, dia juga menyampaikan harapan agar prestasi ini akan boleh diraih pada tahun berikutnya.

 

KR: Leonardus Jehatu
Editor: Adrianus Aba

alterntif text