Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»VOX POPULI»VOX GURU»Dana Tamsil Tidak Dibayar, Guru Non Sertifikasi di Matim Kecewa
VOX GURU

Dana Tamsil Tidak Dibayar, Guru Non Sertifikasi di Matim Kecewa

By Redaksi11 Mei 20182 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Ilustrasi Tamsil
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, Vox NTT-Guru non sertifikasi di Manggarai Timur kecewa lantaran dana tambahan penghasilan (Tamsil) bulan November dan Desember 2017 hingga sekarang belum dibayar oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.

“Kami kecewa karena dana Tamsil 2017 untuk bulan November dan Desember sampai saat ini tidak dibayar. Mohon npenjelasan Kadis PK Matim apakah dana tersebut ada atau tidak. Kalau tidak ada biar kami tidak perlu harapkan itu,” ungkap salah seorang guru non sertifikasi yang meminta namanya tidak dimediakan kepada VoxNtt.com melalui pesan WhatsApp, Rabu (09/05/2018).

Kadis PK Matim melalui operator tunjangan profesi guru dan operator aneka tunjangan guru, Arky Sende saat dikonfirmasi menjelaskan, kebutuhan Tamsil semester 2 untuk untuk kabupaten itu sebanyak Rp 1.677.000.000.

Yang tersedia di kas daerah, kata Arky, hanya Rp 1.113.750.000. Uang itu hanya cukup membayar Tamsil bulan Juli sampai Oktober saja.

“Sementara itu dua bulannya kita sudah ajukan surat resmi permohonan dana tambahan penghasilan sebanyak Rp 542.298.000. Sampai sekarang belum ada jawaban. Laporan keuangan kita tentang kekurangan dana Tamsil sudah diketahui oleh Kemdikbud dan Kemenkeu dan rencananya ditransfer tahun ini,” katanya.

“Dua bulan yang belum terbayar akan menjadi carry over dan akan terbayarkan jika uangnya sudah ditransfer,” ujar Arky.

Dia menambahkan, guru penerima Tamsil 2017 yang belum terbayarkan haknya 1.096 orang. Hanya dua bulan yang belum terbayarkan.

Penulis: Nansianus Taris
Editor: Adrianus Aba

Manggarai Timur
Previous ArticleGMNI Manggarai Diminta Klarifikasi Ucapan “Bupati Matim Tidak Pantas Jadi Pemimpin”
Next Article Pengurus Forum Anak Nagekeo Masa Bakti 2018-2020 Terbentuk

Related Posts

Perjuangan Mama Martina, Banting Tulang untuk Hidupi Keluarga sembari Rawat Suami Stroke

5 Maret 2026

Jalan Terbelah akibat Tanah Bergerak di Rana Poja Manggarai Timur, Warga Minta Pemerintah Atasi

2 Maret 2026

Viral Warga Meninggal saat Rujukan, Dinas PUPR Matim Akui Akses Jalan Rusak ke Puskesmas Belum Tertangani

27 Februari 2026
Terkini

Desa Lotas Rawan Longsor dan Belum Memiliki Batas Wilayah yang Jelas

8 Maret 2026

Pelantikan Sekda Ngada Tanpa Persetujuan Gubernur Dinilai Bermasalah

7 Maret 2026

Mari Minum dan Membasuh Diri dari Sumber Air Hidup Kekal

7 Maret 2026

51 Relawan Dapur SPPG Wolowae Ikuti Pelatihan Penjamahan Makanan, Cegah Keracunan MBG

7 Maret 2026

Pemda Manggarai Minta Penghuni Kosongkan Stan Penjual Tuak di Pasar Reo

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.