Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HEADLINE»BKH: Kekuasaan Hanya Sarana Bukan Tujuan
HEADLINE

BKH: Kekuasaan Hanya Sarana Bukan Tujuan

By Redaksi17 Mei 20182 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
BKH bersama Masyarakat SBD. (Foto: Irvan)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Tambolaka, Vox NTT- Kekuasaan sebagai Gubernur sesungguhnya bukanlah tujuan melainkan sarana untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Hal ini disampaikan calon Gubernur NTT, Benny K Harman saat bertatap muka dengan masyarakat di Sumba Barat Daya saat kampanye di tempat itu, Kamis (17/05/2018).

Benny menegaskan, dirinya maju sebagai calon gubernur NTT untuk mendapatkan sarana itu. “Bapa-mama sekalian, menjadi gubernur itu bukan tujuan. Kekuasaan gubernur adalah sarana untuk menyejahterakan rakyat NTT” tegas sosok yang disapa BKH itu.

Cagub yang berpasangan dengan Benny A. Litelnoni itu menjelaskan, untuk mensejahterakan rakyat, Gubernur bersama wakilnya harus melakukan pemberdayaan rakyat sebagai tugas utama yang wajib dilakukan demi terwujudnya cita-cita kesejahteraan.

“Kami dari paket Harmoni telah memetakan persoalan kemiskinan NTT. Sebanyak 85% penduduk miskin NTT adalah petani. Kuncinya adalah bangun dan berdayakan petaninya,” tegas BKH.

Menurut BKH terdapat dua persoalan utama sebagai penyebab petani NTT tetap miskin yakni modal dan pengetahuan.

Menyelesaikan dua persoalan ini, paket bertagline Harmoni ini menyiapkan 6 (enam) program unggulan untuk meningkat kesejahteraan rakyat NTT terutama petani.

Foto: BKH saat berdialog dengan masyarakat di SBD

Enam program tersebut akan diluncurkan dalam bentuk kartu “Kartu Petani Sejahtera” yang terdiri dari:

Pertama, pemerintah menyediakan bantuan modal usaha paling banyak Rp.10 juta untuk keluarga miskin.

Kedua, bantuan pupuk dan bibit agar produktivitas panen meningkat.

Ketiga, agar ada keadilan harga, pemerintah bersama BUMD akan membeli produk petani sesuai harga yang layak.

Keempat, petani diberi kesempatan seluas-luasnya untuk mengikuti pelatihan keterampilan bekerja melalui pengadaan Balai Latihan Kerja (BLK).

Kelima, mengadakan asuransi gagal panen. Program ini untuk membantu petani yang tanamanya diserang hama, bencana longsor, banjir bandang, puting beliung, dan lain-lain.

Keenam, menyediakan beasiswa khusus bagi anak-anak petani yang berprestasi sehingga bisa melanjutkan sekolah.

Penulis: Irvan K

Previous ArticleAnggota DPR RI Dukung Koopssugab dan Polri Berantas Terorisme
Next Article Lima Hari Pencarian, Achmad Hasan Belum Ditemukan

Related Posts

Demokrat Kritik Bawaslu NTT Soal Pelanggaran Pemilu 2024

7 Maret 2026

Golkar NTT Umumkan Pengurus Baru 2025–2030, Targetkan Musda Kabupaten Rampung April

6 Maret 2026

Perjuangan Mama Sebina: Bertahan Hidup, Sekolahkan Anak di Tengah Kemiskinan Manggarai Timur

25 Februari 2026
Terkini

Pelantikan Sekda Ngada Tanpa Persetujuan Gubernur Dinilai Bermasalah

7 Maret 2026

Mari Minum dan Membasuh Diri dari Sumber Air Hidup Kekal

7 Maret 2026

51 Relawan Dapur SPPG Wolowae Ikuti Pelatihan Penjamahan Makanan, Cegah Keracunan MBG

7 Maret 2026

Pemda Manggarai Minta Penghuni Kosongkan Stan Penjual Tuak di Pasar Reo

7 Maret 2026

Satgas Pangan Sidak Pasar, Pastikan Stok Aman dan Harga Stabil di Labuan Bajo Jelang Idul Fitri

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.