Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HEADLINE»Jelang Launching Kartu Petani Sejahtera, Masyarakat SBD: Ini yang Kami Tunggu
HEADLINE

Jelang Launching Kartu Petani Sejahtera, Masyarakat SBD: Ini yang Kami Tunggu

By Redaksi18 Mei 20182 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Tambolaka, Vox NTT-Masyarakat petani NTT khususnya di Sumba Barat Daya (SBD) telah lama merindukan Kartu Petani Sejahtera (KPS) dari pasangan calon gubernur dan wakil gubernur NTT, Benny K Harman-Benny Litelnoni.

Program unggulan dari paket Harmoni dinilai sebagai kunci utama meretas kemiskinan NTT yang didominasi 85% penduduk petani.

Kerinduan untuk secepatnya keluar dari jerat kemiskinan menjadi perbincangan hangat di Sumba Barat Daya. KPS ternyata sudah lama didengungkan di daratan Sumba sejak digagas paket Harmoni.

“Sebagai petani, kalau mau sejahtera wajib mendukung program ini. Ini adalah waktu yang ditunggu oleh petani-petani miskin di desa selama ini” ungkap Yosep, warga Desa Waikadada, Kecamatan Kodi Bangedo, Jumat (18/05/2018).

Kerinduan yang sama diungkapkan Kristina Pah dari Desa Panenggoede, Kecamatan Balaghar.

Foto: Petani di Sumba Barat Daya saat menyatakan dukungan kepada paket Harmoni

Ibu Kristin yang adalah petani jambu mente menyebut 6 manfaat KPS sebagai suara kegelisahan petani NTT yang kini mendapatkan solusinya.

“Pak Benny, kami memang selama ini sering gagal panen dan kekurangan modal usaha. Program asuransi gagal panen dan pemberian modal usaha ini menjadi solusi bagi kami nanti jika dapat KPS” ungkap Kristin berapi-api.

Dari Desa Tanjung Karoso, Andreas Kandikiaka bahkan menyebut KPS dari paket Harmoni sebagai titik sentral kemajuan NTT ke depan.

“Setelah mendengar penjelasan KPS, saya dan keluarga langsung beralih mendukung BKH. Ini bisa menjadi kunci kemajuan NTT yang penduduk miskinnya didominasi petani” ungkap Andreas.

Untuk diketaui, hari ini Jumat (18/05/2018) siang akan diadakan acara pelaunchingan Kartu Petani Sejahtera.

Wewewa, Kabupaten Sumba Barat Daya menjadi saksi kunci momentum yang ditunggu seluruh petani dan buruh tani di NTT.

Acara ini akan dimulai pada pukul 14.00 wita di wilayah Wewewa Tengah dan dihadiri ratusan petani setempat.

Manfaat KPS

Adapun keenam manfaat “Kartu Petani Sejahtera” yakni:

Pertama, pemerintah menyediakan bantuan modal usaha paling banyak Rp.10 juta untuk keluarga miskin.

Kedua, bantuan pupuk dan bibit agar produktivitas panen meningkat.

Ketiga, agar ada keadilan harga, pemerintah bersama BUMD akan membeli produk petani sesuai harga yang layak.

Keempat, petani diberi kesempatan seluas-luasnya untuk mengikuti pelatihan keterampilan bekerja melalui pengadaan Balai Latihan Kerja (BLK).

Kelima, mengadakan asuransi gagal panen. Program ini untuk membantu petani yang tanamanya diserang hama, bencana longsor, banjir bandang, puting beliung, dan lain-lain.

Keenam, menyediakan beasiswa khusus bagi anak-anak petani yang berprestasi sehingga bisa melanjutkan sekolah.

Penulis: Irvan K.

Previous ArticleLanjutkan Pembangunan Gedung D, RSUD Belu Gandeng TP4D
Next Article Terorisme dan Gerakan Deradikalisasi di Indonesia

Related Posts

Pelantikan Sekda Ngada Tanpa Persetujuan Gubernur Dinilai Bermasalah

7 Maret 2026

Kisah Nangadhero, Desa Pesisir di Nagekeo Tempat Petani dan Nelayan Menjaga Harmoni

7 Maret 2026

Desa Golo Riwu Tetapkan APBDes Tahun Anggaran 2026, KMP dan MBG Jadi Fokus Utama

6 Maret 2026
Terkini

Pelantikan Sekda Ngada Tanpa Persetujuan Gubernur Dinilai Bermasalah

7 Maret 2026

Mari Minum dan Membasuh Diri dari Sumber Air Hidup Kekal

7 Maret 2026

51 Relawan Dapur SPPG Wolowae Ikuti Pelatihan Penjamahan Makanan, Cegah Keracunan MBG

7 Maret 2026

Pemda Manggarai Minta Penghuni Kosongkan Stan Penjual Tuak di Pasar Reo

7 Maret 2026

Satgas Pangan Sidak Pasar, Pastikan Stok Aman dan Harga Stabil di Labuan Bajo Jelang Idul Fitri

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.