Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Meski Terisolir, Warga Desa Compang Weluk Mudah Peroleh Informasi
Regional NTT

Meski Terisolir, Warga Desa Compang Weluk Mudah Peroleh Informasi

By Redaksi26 Mei 20182 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Potret infrastruktur di desa Compang Weluk (Foto: Nansianus Taris/ Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, Vox NTT-Warga Desa Compang Weluk, kecamatan Poco Ranaka Timur, Kabupaten Manggarai Timur hingga kini masih udik dan terisolir.

Pantauan VoxNtt.com belum lama ini, infrastruktur jalan, istrik, air minum bersih, dan gedung sekolah, serta kebutuhan pokok masyarakat lainnya masih belum memadai

Meski demikian, warga Desa Compang Weluk bisa dengan mudah menagkses berbagai informasi lokal, nasional, dan internasional.

Sinyal telepon seluler dan internet hingga kini sangat lancar.

“Kita di sini jaringan telepon dan internet lancar. Kami bisa akses informasi-informasi terkini melalui google, facebook, WhatsApp dan saluran internet lainnya. Kalau omong jaringan di sini, yah lumayan bagus,” ujar Karman, salah satu tokoh muda Desa Compang Weluk kepada VoxNtt.com, baru-baru ini.

Kendati demikian, dia mengeluhkan sulitnya mendapatkan arus baterai handphone, sebab harus dicas di mesin generator dan genset.

Setiap malam, kata Karman, warga yang memilki HP beramai-ramai ke rumah pemilik generator untuk mengecas. Ada juga yang mengecas di tenaga surya di siang hari.

Baca Juga: Desa Compang Weluk Masih Terisolir, Warga Kecewa dengan Pemkab Matim

Dia berharap kepada Pemkab Manggarai Timur agar bisa memperhatikan kondisi Desa Compang Weluk.

Perhatian tersebut mulai dari jalan, sekolah, air minum bersih, hingga jaringan listrik.

“Semuanya ini sangat kami butuhkan pak. Kami sangat rindu dengan ini semua. Sudah terlalu lama kami tidak diperhatikan,” ujar Karman.

 

Penulis: Nansianus Taris
Editor: Adrianus Aba

Manggarai Timur
Previous ArticlePermintaan Tinggi, JHRC Buka Kelas Training Speed Reading di Ruteng
Next Article KPU Nagekeo Terima Surat Suara, Tiga Koli Rusak

Related Posts

Ibu Hamil Meninggal Usai Jalani Operasi Caesar di RSUD Borong, Keluarga Soroti Penanganan Medis

1 September 2026

Paulina Jau Meninggal Usai Gempa Susulan M 6,0 di Manggarai Timur

1 September 2026

PDI Perjuangan Tak Hanya Salurkan Logistik, Perhatian Kesehatan Korban Bencana Jadi Prioritas

19 Agustus 2026
Terkini

Ibu Hamil Meninggal Usai Jalani Operasi Caesar di RSUD Borong, Keluarga Soroti Penanganan Medis

1 September 2026

JPIC OFM Indonesia Bawa Misi “Tembus Pelosok” Salurkan Bantuan Pascagempa Flores

1 September 2026

SBD Peduli Flores: Merawat Persaudaraan di Tengah Duka

1 September 2026

Membangun Ekosistem Sepak Bola Indonesia: Dari Pembinaan Usia Dini menuju Prestasi Dunia

1 September 2026

Paulina Jau Meninggal Usai Gempa Susulan M 6,0 di Manggarai Timur

1 September 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.