Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»VOX POPULI»VOX GURU»Tingkat Membaca Siswa Nol Persen, Ketua Komite SDN Lenang Kesal
VOX GURU

Tingkat Membaca Siswa Nol Persen, Ketua Komite SDN Lenang Kesal

By Redaksi2 Juni 20182 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Papan informasi SDN Lenang
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, Vox NTT-Yulianus Cara, Ketua Komite Sekolah Dasar Negeri Lenang di Desa Compang Laho, Kecamatan Poco Ranaka, Kabupaten Manggarai Timur kecewa dengan kinerja kepala sekolah dan guru-guru.

Kekesalan Yulianus tersebut dipicu oleh karena hasil survei LSM Wahana Visi Indonesia (WVI) yang merilis tingkat membaca komprehensif siswa di SDN Lenang berada di posisi nol persen (0%).

“Mereka pernah uji anak sekolahnya dalam hal membaca komprehensif. Yang disurvei itu kelas tiga. Hasilnya tiga orang yang sama sekali tidak bisa membaca. Surveinya dilakukan tahun 2018 ini. Hasilnya itu, tingkat membaca komprehensif SDN Lenang itu nol persen. Kami kecewa sekali dengan kepala sekolah dan guru-guru,” ujar Yulianus dengan nada kesal saat ditemui VoxNtt.com di Kampung Tanggar, Sabtu (02/06/2018).

Dia mengaku, pihak LSM WVI menyampaikan langsung hasil survei itu kepada dirinya selaku Ketua Komite SDN Lenang.

Baca Juga: Dana PIP di SDN Lenang Sudah Dibagikan

Alasan lain di balik kekecewaan Yulianus tersebut lantaran sejak awal SDN Lenang sering mendapat juara setiap kali ada perlombaaan, meskipun jumlah pengajarnya hanya empat orang.

Namun sekarang, kata Yulianus, kondisinya malah terbalik. Ada banyak tenaga guru justru mutu SDN Lenang menurun drastis.

Menurut dia, mutu sekolah menurun dikarenakan banyak jumlah gurunya tetapi tidak sering ke sekolah. Akibatnya, anak-anak sekolah sering ditelantarkan.

“Tidak hanya guru-guru, Kepsek juga jarang masuk sekolah. Tidak tahu ada urusan apa di luar. Itu faktor utamanya mutu sekolah menurun,” tegas Yulianus.

Baca Juga: Dinas PK Matim Didesak Panggil Kepala SDN Lenang

Sebab itu, dia berharap agar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Manggarai Timur segera turun langsung ke SDN Lenang untuk mengecek kehadiran guru dan aktivitas pendidikannya.

Sementara itu hingga berita ini dirilis pihak SDN Lenang dan LSM WVI belum berhasil dikonfirmasi.

 

Penulis: Nansianus Taris
Editor: Adrianus Aba

Manggarai Timur
Previous ArticleNasib Anies Baswedan Ada di Tangan Hakim
Next Article Pengerjaan Lapen di Desa Compang Laho Dapat Apresiasi Warga

Related Posts

Perjuangan Mama Martina, Banting Tulang untuk Hidupi Keluarga sembari Rawat Suami Stroke

5 Maret 2026

Jalan Terbelah akibat Tanah Bergerak di Rana Poja Manggarai Timur, Warga Minta Pemerintah Atasi

2 Maret 2026

Viral Warga Meninggal saat Rujukan, Dinas PUPR Matim Akui Akses Jalan Rusak ke Puskesmas Belum Tertangani

27 Februari 2026
Terkini

Pelantikan Sekda Ngada Tanpa Persetujuan Gubernur Dinilai Bermasalah

7 Maret 2026

Mari Minum dan Membasuh Diri dari Sumber Air Hidup Kekal

7 Maret 2026

51 Relawan Dapur SPPG Wolowae Ikuti Pelatihan Penjamahan Makanan, Cegah Keracunan MBG

7 Maret 2026

Pemda Manggarai Minta Penghuni Kosongkan Stan Penjual Tuak di Pasar Reo

7 Maret 2026

Satgas Pangan Sidak Pasar, Pastikan Stok Aman dan Harga Stabil di Labuan Bajo Jelang Idul Fitri

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.