Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»Program RLH Belum Berjalan, Ini Alasan Kadis PRKPP TTU
NTT NEWS

Program RLH Belum Berjalan, Ini Alasan Kadis PRKPP TTU

By Redaksi7 Juni 20183 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Kepala Dinas PRKPP Kabupaten TTU, Isidorus Fallo (Foto: Eman Tabean/Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kefamenanu,Vox NTT-Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Pemukiman dan Pertanahan (PRKPP) Kabupaten TTU, Isidorus Fallo akhirnya mengungkap penyebab belum terlaksananya program rumah layak huni (RLH).

Ditemui VoxNtt.com di ruang kerjanya, Rabu (06/06/2018), Kadis Isidorus menjelaskan, salah satu penyebab belum berjalannya program RLH lantaran saat ini pihaknya masih mengadakan sosialisasi dan verifikasi bagi masyarakat penerima bantuan.

Sosialisasi dan verifikasi yang dilakukan bagi 3560 masyarakat penerima sasaran yang tersebar di-41 desa/kelurahan tersebut dijadwalkan akan dilakukan selama 5 Minggu ke depan.

Hal tersebut dimaksudkan agar masyarakat penerima bantuan nanti betul-betul sudah menyiapkan bahan lokal ataupun dana tambahan.

Sebab, dana yang dikucurkan dari salah satu program unggulan Bupati TTU Raymundus Sau Fernandes tersebut hanya bersifat stimulan.

“Untuk yang rusak berat atau harus bangun rumah baru dananya hanya Rp 25 juta, sedangkan kalau seandainya bangun satu rumah baru dananya harus Rp 50 juta berarti penerima bantuan harus siap lagi dana, ini yang harus kita lakukan verifikasi dulu, sehingga nantinya setelah dana dicairkan betul-betul bisa dilaksanakan pembangunan rumah layak huni itu,” jelas Kadis Isidorus.

Ia mengatakan, sesuai jadwal sosialisasi dan verifikasi akan dilakukan hingga akhir bulan Juni.

Sehingga pada bulan Juli akan dilakukan penandatangan kontrak kerja dengan pihak ketiga dan perbankan.

Sedangkan untuk pencairan dana tahap 1 sebesar 40 persen, lanjut Isidorus, akan dilakukan pada awal bulan Agustus. Tahap 2 sebesar 60 persen akan dilakukan pencairannya pada bulan September.

“Kita ini kekurangan personil di lapangkan, apalagi untuk verifikasi karena memang untuk tim teknis hanya dari Dinas PRKPP,” ungkapnya.

Isidorus pada kesempatan tersebut juga mengakui bahwa beberapa waktu lalu dia telah menjalani pemeriksaan terkait kinerjanya.

Salah satunya terkait belum terlaksananya pembangunan RLH tersebut.

Namun ia berkilah pemeriksaan tersebut terlalu dini lantaran saat ini tahun anggaran 2018 baru berjalan 5 bulan.

“Saya diperiksa lantaran dianggap lalai menjalankan perintah lisan dari pak bupati agar program ini harus mulai berjalan bulan Mei kemarin, tapi kalau mau obyektif seharusnya penilaian kinerja saya dilakukan pada bulan Desember apalagi ini proyek fisik,” sesalnya.

Terpisah Kepala Desa Banain B,Yulius Kolo saat dimintai tanggapannya melalui telepon, Kamis (07/06/2018), berharap agar program ini bisa segera dilaksanakan.

Kolo beralasan saat ini masyarakat di desanya sudah menyiapkan bahan lokal yang diminta.

Dia khawatir apabila program ini tidak terlaksana, maka pemerintah di tingkat desa yang akan mendapat imbasnya.

“Masyarakat sebagian besar sudah menyiapkan bahan lokal karena memang katanya Pemda mau bantu bahan non lokal, kalau sampai program ini tidak terlaksana, maka bisa-bisa kami pemerintah di tingkat desa ini yang digantung oleh masyarakat, jadi saya harap dinas teknis bisa segera melaksanakan program ini,” tegasnya.

 

Penulis: Eman Tabean
Editor: Adrianus Aba

 

Baca Juga:

  • Bupati TTU Pastikan Pembangunan RLH Berjalan Tahun Ini
  • Pemkab TTU Belum Bentuk Tim Koordinasi Pembangunan RLH
  • Juknis Pembangunan RLH Belum Diserahkan ke DPRD TTU
  • Program RLH Belum Berjalan, Kadis PRKPP TTU Terancam Kehilangan Jabatan
TTU
Previous ArticleBerkat BUMDes, Masyarakat Desa Wangkar Weli Nikmati Listrik dan Pinjaman Modal
Next Article Danrem 161/Wira Sakti Buka Puasa Bersama di Kodim 1625 Ngada

Related Posts

Pelantikan Sekda Ngada Tanpa Persetujuan Gubernur Dinilai Bermasalah

7 Maret 2026

Nama Wakil Ketua DPRD NTT Dicatut dalam Dugaan Penipuan Lowongan Kerja, Ratusan Orang Mengaku Jadi Korban

6 Maret 2026

Gubernur NTT Buka Diskusi Nasib 9.000 PPPK di Ruang Publik

5 Maret 2026
Terkini

Pelantikan Sekda Ngada Tanpa Persetujuan Gubernur Dinilai Bermasalah

7 Maret 2026

Mari Minum dan Membasuh Diri dari Sumber Air Hidup Kekal

7 Maret 2026

51 Relawan Dapur SPPG Wolowae Ikuti Pelatihan Penjamahan Makanan, Cegah Keracunan MBG

7 Maret 2026

Pemda Manggarai Minta Penghuni Kosongkan Stan Penjual Tuak di Pasar Reo

7 Maret 2026

Satgas Pangan Sidak Pasar, Pastikan Stok Aman dan Harga Stabil di Labuan Bajo Jelang Idul Fitri

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.