Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»Jalan Provinsi Diperbaiki, Warga: Terima Kasih Gubernur NTT
NTT NEWS

Jalan Provinsi Diperbaiki, Warga: Terima Kasih Gubernur NTT

By Redaksi6 Juli 20182 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Jalan Provinsi NTT dari Mukun menuju Mamba yang sudah dihotmix (Foto: Nansianus Taris/Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, Vox NTT-Tahun 2018, Pemerintah Provinsi NTT memperbaiki jalur jalan dari Bea Laing, Mukun sampai Mamba, Kecamatan Elar Selatan, Kabupaten Manggarai Timur.

Jalan milik Pemprov NTT itu sudah dihotmix dan ada yang masih pengerasan menggunakan pasir.

“Sekarang jalan provinsi dari Bea Laing sudah diperbaiki. Begitu juga dari Mukun sampai Mamba. Kondisi jalan sudah bagus. Kendaraan bisa melintas dengan baik. Saya pikir, upaya pemerintah untuk meningkatkan infrastruktur jalan ini perlu diapresiasi. Terima kasih pak Gubernur NTT sudah memperhatikan jalan provinsi di Matim,” ujar Yustinus Susung, warga Mukun saat ditemui VoxNtt.com di titik yang dikerjakan, Rabu (04/07/2018).

Dia menambahkan, tahun sebelumnya Pemprov NTT mengalokan dana untuk pengerasan jalan dan tahun 2018 ini dilanjutkan dengan pembangunan hotmix.

Yustinus pun berharap Pemprov NTT bisa melanjutkan dan menuntaskan jalan provinsi di Matim sampai di Elar Selatan yang berbatasan dengan Kabupaten Ngada.

“Di sana (di Elar Selatan) kondisi jalan provinsi paling parah. Jalannya ibarat kali mati. Apalagi jalan provinsi terpanjang di Matim itu ada di Kecamatan Elsel. Harapannya, tuntaskan jalan itu biar masyarakat Elsel bisa keluar dari keterisolasian karena infrastruktur yang buruk. Selain itu, jika jalannya baik, orang Elsel tidak peru lewat kabupaten tetangga kalau hendak ke Borong ibu kota Manggarai Timur,” harap Yustinus.

Warga lain, Teovilus Egong meminta kepada Pemprov NTT agar bisa berkoordinasi dengan Pemda Matim serta Pemdes agar menertibkan masyarakat yang tidak peduli dengan fasilitas umum seperti irigasi yang baru dikerjakan lalu ditutup tanah.

“Misalnya di Rana Pokor Mukun desa Golo Meni. Ada oknum yang tidak bertanggungjawab menutup irigasi dengan tanah demi kepentingan pribadinya. Saya pikir itu perlu ditindaktegas biar masyarakat bukan hanya menggunakan tetapi harus menjaga dan merawat fasilitas umum,” ujar Teo.

 

Penulis: Nansianus Taris
Editor: Adrianus Aba

Manggarai Timur
Previous ArticleKorupsi Dana 1,2 M, Kades dan Bendahara Baudaok Ditahan
Next Article Pleno KPU Matim: ASET Menang, TABIR Lanjut ke Mahkamah Konstitusi

Related Posts

Pelantikan Sekda Ngada Tanpa Persetujuan Gubernur Dinilai Bermasalah

7 Maret 2026

Nama Wakil Ketua DPRD NTT Dicatut dalam Dugaan Penipuan Lowongan Kerja, Ratusan Orang Mengaku Jadi Korban

6 Maret 2026

Gubernur NTT Buka Diskusi Nasib 9.000 PPPK di Ruang Publik

5 Maret 2026
Terkini

Desa Lotas Rawan Longsor dan Belum Memiliki Batas Wilayah yang Jelas

8 Maret 2026

Pelantikan Sekda Ngada Tanpa Persetujuan Gubernur Dinilai Bermasalah

7 Maret 2026

Mari Minum dan Membasuh Diri dari Sumber Air Hidup Kekal

7 Maret 2026

51 Relawan Dapur SPPG Wolowae Ikuti Pelatihan Penjamahan Makanan, Cegah Keracunan MBG

7 Maret 2026

Pemda Manggarai Minta Penghuni Kosongkan Stan Penjual Tuak di Pasar Reo

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.