Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»DPRD Minta Pemkab Matim Kaji Ulang SMPN 12 Kota Komba
NTT NEWS

DPRD Minta Pemkab Matim Kaji Ulang SMPN 12 Kota Komba

By Redaksi24 Juli 20182 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Anggota DPRD Matim, Vinsen Reamur (Dok. Pribadi)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong,  Vox NTT-Anggota DPRD Manggarai Timur (Matim),  Vinsensius Reamur meminta pemerintah segera melakukan kejian ulang atas dibukanya SMPN 12 Kota Komba.

Permintaan Vinsensius tersebut disampaikan menyusul adanya penilaian bahwa kehadiran SMPN 12 Kota Komba malah akan mengorbankan SMPK St  Yosep Kisol yang sudah lama berkiprah mencerdaskan anak bangsa.

Baca Juga: Ulah Kadis PK Matim Korbankan SMPK St Yosep Kisol

“Dinas harus kaji ulang terkait dibukanya SMPN 12 Kisol itu.  Masa dinas sudah tahu ada sekolah swasta di situ,  lalu buka lagi sekolah negeri di lokasi yang sama.  Ini kan pembunuhan terhadap pihak swasta.  Saya minta Dinas PK harus kaji ulang terkait bukannya SMPN 12 Kisol daripada menimbulkan polemik di masyarakat, ” ujar anggota DPRD Matim dari Partai Golkar itu saat dihubungi VoxNtt.com, Senin (23/07/2018).

Menurut Vinsensius,  SMPK St Yosep Kisol sudah tiga puluhan tahun memberikan kontribusi untuk daerah dan Negara dalam mencerdaskan anak bangsa. Bahkan sudah banyak menghasilkan output yang berkualitas.

“Ada yang sudah jadi pastor,  suster,  dan para sarjana,” katanya.

Karena itu,  kata dia, pemerintah dalam hal ini Dinas PK Matim harus mengapresiasi dan mendukung sekolah swasta yang sudah banyak berkontribusi untuk daerah.

“Bukan malah melemahkan mereka,” tandas Vinsensius.

Baca Juga: Alosius Gano Dapat Perintah Mendadak Jadi Plt. Kepala SMPN 12 Kisol

“Mencerdaskan bangsa bukan dengan cara membunuh pihak swasta.  Tetapi,  dengan mendukung kinerja mereka.  Kami di DPRD akan duduk bersama untuk bahas soal ini.  Ini harus dikaji kembali.  Apalagi kami di DPRD belum tahu tentang bukannya sekolah itu, ” tambah anggota Komisi C DPRD Matim itu.

 

Penulis: Nansianus Taris
Editor: Adrianus Aba

Manggarai Timur
Previous ArticleRayakan Hari Anak 2018, Avian Brand Renovasi Sekolah di NTT dan Pulau Jawa
Next Article Pileg 2019, Demokrat Manggarai Target Dapat 23.000 Suara

Related Posts

Nama Wakil Ketua DPRD NTT Dicatut dalam Dugaan Penipuan Lowongan Kerja, Ratusan Orang Mengaku Jadi Korban

6 Maret 2026

Gubernur NTT Buka Diskusi Nasib 9.000 PPPK di Ruang Publik

5 Maret 2026

Perjuangan Mama Martina, Banting Tulang untuk Hidupi Keluarga sembari Rawat Suami Stroke

5 Maret 2026
Terkini

Pentingnya Pendidikan Karakter dalam Membentuk Generasi Remaja Berintegritas

7 Maret 2026

Tuhan sebagai Gembala dan Bapa Yang Penuh Belaskasih dan Mengampuni 

7 Maret 2026

Surat Cinta untuk Mama

7 Maret 2026

Imigrasi Labuan Bajo Gelar Sosialisasi Bersama Desa Binaan di Kabupaten Manggarai, Cegah TPPO dan TPPM

7 Maret 2026

Demokrat Kritik Bawaslu NTT Soal Pelanggaran Pemilu 2024

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.