Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Ekbis»Harga Stan Pasar Ruteng Bervariasi
Ekbis

Harga Stan Pasar Ruteng Bervariasi

By Redaksi4 Agustus 20182 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Gerbang Pasar Inpres Ruteng (Foto: Adrianus Aba/ Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ruteng, Vox NTT- Kepala Bagian Keuangan Daerah Manggarai Wili Ganggut mengatakan, total pembayaran stan dari pedangang di Pasar Inpres Ruteng Kecamatan Langke Rembong bervariasi.

“Pembayarannya bervariasi tergantung dari besar kecilnya luas stan,” kata Wili kepada VoxNtt.com di ruang kerjanya, Sabtu (04/08/2018).

Kata dia, pembayaran tertinggi oleh pedagang, yang tentu saja sesuai luas stan sebesar Rp 3.600.000 setiap tahunnya. Sedangkan terendah sebesar Rp 1.400.000 tiap tahunnya.

Wili menjelaskan, selama ini Pemkab Manggarai sendiri yang menerima pembayaran dari pedagang yang mengontrakkan stan.

Baca Juga: Terdapat 21 Pasar di Manggarai, Ini Total Pedagangnya

“Sistem pungutannya oleh Pemda (Manggarai) dalam hal ini petugas badan keuangan yang secara teknis dilakukan oleh bidang pajak dan retribusi daerah,” jelas Wili.

Pungutan stan di Pasar Inpres Ruteng, lanjut dia, dilakukan setiap bulan. Keuangan hasil pungutan stan tersebut dijadikan sebagai sumber pemasukan di Badan Keuangan Daerah Manggarai.

Wili menambahkan, sistem perjanjian kontrak stan di Pasar Inpres Ruteng dilakukan dalam satu tahun antara Pemkab Manggarai dan pedagang.

“Kontraknya pertahun. Orang-orang di bawah (para pedagang di Pasar Inpres Ruteng) banyak yang usahanya tetap, kecuali kalau mereka mau berhenti, kontrak pun berhenti,” pungkasnya.

Masih Verifikasi

Wili Ganggut dalam kesempatan tersebut mengatakan, hingga kini bidang pajak dan retribusi daerah pada Badan Keuangang Daerah Manggarai masih melakukan verifikasi di Pasar Inpres Ruteng.

Verifikasi tersebut dilakukan untuk menyikapi isu adanya mafia stan di pasar yang terletak di pusat Kota Ruteng itu.

Kabarnya, mafia monopoli stan di Pasar Inpres Ruteng telah lama terjadi. Ada oknum tertentu yang menguasai lebih dari satu stan. Bahkan, ada oknum yang mengontrakan stan kepada orang lain dengan harga yang lebih tinggi.

Baca Juga: Nurani di Tengah Monopoli Stan Pasar Ruteng

Wili sendiri mengingatkan stafnya yang melakukan verifikasi agar dengan jelimet memastikan pedagang di stan-stan Pasar Inpres Ruteng.

Baca Juga: Mafioso Pasar Ruteng Diduga Kroni Pemerintah

“Verifikasi harus lebih dalam lagi, jangan hanya wawancara. Kalau dapatkan stan dari penjual, gali lebih dalam dari siapa dia dapatkan stan itu. Harus pastikan agar tidak ada keluhan dan riakan soal stan,” ujarnya.

Menurut Wili, hasil verifikasi itu nantinya akan dibuat dalam bentuk laporan, selanjutnya diserahkan kepada Bupati Manggarai Deno Kamelus.

“Untuk verifikasi masih dilakulan untuk meng-clear-kan persoalan yang ada. Nanti itu akan dibuat dalam bentuk laporan dan selanjutnya dilaporkan ke bupati,” jelas Wili.

 

Penulis: Adrianus Aba

Kabupaten Manggarai
Previous ArticleJenazah TKI Asal Ende Dipulangkan
Next Article Chiko Meto Juara Teater Monolog NTT

Related Posts

Pelantikan Sekda Ngada Tanpa Persetujuan Gubernur Dinilai Bermasalah

7 Maret 2026

Satgas Pangan Sidak Pasar, Pastikan Stok Aman dan Harga Stabil di Labuan Bajo Jelang Idul Fitri

7 Maret 2026

Nama Wakil Ketua DPRD NTT Dicatut dalam Dugaan Penipuan Lowongan Kerja, Ratusan Orang Mengaku Jadi Korban

6 Maret 2026
Terkini

Pelantikan Sekda Ngada Tanpa Persetujuan Gubernur Dinilai Bermasalah

7 Maret 2026

Mari Minum dan Membasuh Diri dari Sumber Air Hidup Kekal

7 Maret 2026

51 Relawan Dapur SPPG Wolowae Ikuti Pelatihan Penjamahan Makanan, Cegah Keracunan MBG

7 Maret 2026

Pemda Manggarai Minta Penghuni Kosongkan Stan Penjual Tuak di Pasar Reo

7 Maret 2026

Satgas Pangan Sidak Pasar, Pastikan Stok Aman dan Harga Stabil di Labuan Bajo Jelang Idul Fitri

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.