Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Pendidikan NTT»50 Tahun SMPK Regina Pacis Bajawa
Pendidikan NTT

50 Tahun SMPK Regina Pacis Bajawa

By Redaksi7 Agustus 20182 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Perayaan emas 50 tahun SMP Katolik Regina Pacis Bajawa yang ditandai dengan misa kudus (Foto :Arkadius Togo/Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Bajawa, Vox NTT-SMP Katolik Regina Pacis Bajawa menggelar perayaan syukuran emas 50 tahun, Selasa (07/08/2018).

Kegiatan yang berlangsung di Aula SMPK Regina Pacis Bajawa itu diisi dengan misa kudus.

Misa dihadiri sekitar 1.200 umat.  Mereka terdiri dari komunitas perguruan Regina Pacis Bajawa TK, SD, SMP sampai SMA, para alumni dan undangan lainnya.

Perayaan emas dimeriahkan dengan paduan suara SMAK Regina Pacis dan SDK Regina Pacis Bajawa.

Misa syukuran ini dipimpin Vikjen Keuskupan Agung Ende, Pastor  Serilus Lena, Pr, dengan imam selebran Pastor Daniel Aka, Pr selaku Ketua Yasukda, dan Pastor Paroki St. Yosef Bajawa Pastor John Preta. Selain itu terdapat pula 4 imam selebran lainnya.

Dalam khotbahnya, Pastor Serilus Lena mengatakan, perjalanan lembaga SMPK Regina Pacis Bajawa tentu ada dendang yang merdu,  namun ada juga yang suram.

Pastor  Serilus mengajak insan pendidikan agar tetap tegak berdiri dan menjadi pahlawan dalam mendidik,  serta membentuk karakter anak didik atas dasar nilai kekatolikan.

Dikatakan, dunia pendidikan dewasa ini tidak bebas dari kepalsuan dan telah menjadi hantu-hantu.

Karena itu, lanjut Pastor Serilus, para penyelenggara pendidikan harus peka akan firman Tuhan.

Penyelenggara pendidikan hendaknya bisa membedakan mana Tuhan dan mana hantu, serta mana kebenaran dan mana kepalsuan.

Dia menambahkan, dalam perjalanan panjang SMPK Regina Pacis Bajawa banyak pahit dan getir. Sekolah itu pun malah pernah mengalami kemunduran.

“Namun kini momentum emas kita diingatkan kembali untuk bangkit,” kata Pastor Serilus.

Kepalsuan atau hantu, kata Pastor Serilus, tidak akan mengatakan tenanglah Aku ini sebagaimana firman Tuhan.

Karena hantu atau kepalsuan justru selalu menampakan wajah yang menakutkan, membuat orang gelisah. Kecuali Yesus yang datang memberi ketenangan.

Ditegaskannya, hanya orang-orang pendidik yang tidak punya iman yang takut dan cemas. Karena tak bisa membedakan mana kebenaran dan mana kepalsuan.

“Kepalsuan itulah yang selama perjalanan panjang lembaga ini jatuh. Mungkin kita sudah baku tuding dan saling menyalahkan. Namun kita harus terus bangkit berapa kalipun kita jatuh, karena kita melihat kebenaran,” katanya.

Menurutnya, kebenaran tentu saja selalu membayangi perjalanan hidup, sebab manusia selalu bangkit.

“Kalau pernah ada di puncak maka kita mesti bangkit dari kejatuhan. Peristiwa jatuh bangun lagi itu yang membuat kita berjalan sampai hari ini merayakan 50 tahun,” tandasnya.

“Hari ini kita merayakan kemenangam cahaya atas kegelapan. Dalam perjalanan itu akhirnya kita boleh alami kebahagiaan karena kita bisa membedakan mana cahaya dan mana kegelapan,” tambah dia.

 

Penulis: Arkadius Togo
Editor: Adrianus Aba

Ngada
Previous ArticleMafia Pasar Ruteng Sudah Lama Terjadi
Next Article Kapal Wisata Terbakar di Pesisir Pulau Rinca

Related Posts

Pelantikan Sekda Ngada Tanpa Persetujuan Gubernur Dinilai Bermasalah

7 Maret 2026

Seminari Kisol Luncurkan Renstra 2026–2031 untuk Hadapi Tantangan Era VUCA

5 Maret 2026

Renstra 2026–2031 Jadi Momentum Pembenahan Seminari Pius XII Kisol

5 Maret 2026
Terkini

Desa Lotas Rawan Longsor dan Belum Memiliki Batas Wilayah yang Jelas

8 Maret 2026

Pelantikan Sekda Ngada Tanpa Persetujuan Gubernur Dinilai Bermasalah

7 Maret 2026

Mari Minum dan Membasuh Diri dari Sumber Air Hidup Kekal

7 Maret 2026

51 Relawan Dapur SPPG Wolowae Ikuti Pelatihan Penjamahan Makanan, Cegah Keracunan MBG

7 Maret 2026

Pemda Manggarai Minta Penghuni Kosongkan Stan Penjual Tuak di Pasar Reo

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.