Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Pilkada»Jelang Pemilu 2019, Polres Ngada Gelar Apel Mantap Brata
Pilkada

Jelang Pemilu 2019, Polres Ngada Gelar Apel Mantap Brata

By Redaksi19 September 20182 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Kapolres Ngada AKBP Firman Affandy sedang Pimpin Apel Mantap Brata 2018 di Mapolres Ngada (Foto: Arkadius Togo/Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Bajawa, Vox NTT- Menjelang pemilu 2019, Kepolisian Resort Ngada menggelar apel pasukan operasi kepolisian terpusat mantap brata di Mapolres Ngada, Rabu (19/9/2018) pagi.

Apel ini bertujuan untuk mengecek kesiapan personel, sarana dan prasarana sebelum diterjunkan untuk melaksanakan pengamanan pemilu 2019 mendatang.

“Dalam kacamata kamtibmas peningkatan intensitas kegiatan politik ini tentunya dapat memunculkan potensi kerawanan di bidang keamanan di antaranya yang cukup menjadi perhatian bagi Polri adalah pemanfaatan politik identitas,” kata Kapolres Ngada, AKBP Firman Affandy saat membacakan amanat Kapolri Jendral Tito Karnavian dalam apel bersama.

Menurutnya, Pemilu 2019 memiliki kompleksitas kerawanan dan karakteristik yang khas. Sebab untuk pertama kalinya Pileg dan Pilpres dilaksanakan secara serentak dengan ambang batas parlemen/parliamentary threshold sebesar 4%.

Kondisi ini akan menuntut pada adanya upaya maksimal masing-masing partai politik dalam berkompetisi secara ketat untuk meraih suara sebanyak-banyaknya.

Peningkatan intensitas kegiatan politik tentunya dapat menimbulkan potensi kerawanan di bidang kerawanan.

Ooleh karena itu, kata dia, Polri dibantu dengan unsur TNI dan stakeholders terkait lainya akan menggelar operasi terpusat dengan sandi Operasi Mantap Brata 2018.

Itu dilaksanakan selama 397 hari, terhitung mulai tanggal 20 September 2018 hingga 21 Oktober 2019 di seluruh wilayah Indonesia.

Dikatakan, operasi ini diselenggarakan dengan mengedepankan kegiatan preventif.

Oleh karena itu, potensi kerawanan telah dipetakan untuk dilakukan upaya penanganan secara profesional dan berkelanjutan.

Kapolres Firman juga mengimbau untuk memperkuat solidaritas dan netralitas TNI-Polri dalam pemilu 2019.

Penulis: Arkadius Togo
Editor: Ardy Abba

Ngada
Previous ArticlePKB Desak Gubernur NTT untuk Minta Maaf Kepada DPRD
Next Article Musyawarah di Dusun I Aeramo, Air Bersih Jadi Usulan Prioritas

Related Posts

Pelantikan Sekda Ngada Tanpa Persetujuan Gubernur Dinilai Bermasalah

7 Maret 2026

Demokrat Kritik Bawaslu NTT Soal Pelanggaran Pemilu 2024

7 Maret 2026

Golkar NTT Umumkan Pengurus Baru 2025–2030, Targetkan Musda Kabupaten Rampung April

6 Maret 2026
Terkini

Desa Lotas Rawan Longsor dan Belum Memiliki Batas Wilayah yang Jelas

8 Maret 2026

Pelantikan Sekda Ngada Tanpa Persetujuan Gubernur Dinilai Bermasalah

7 Maret 2026

Mari Minum dan Membasuh Diri dari Sumber Air Hidup Kekal

7 Maret 2026

51 Relawan Dapur SPPG Wolowae Ikuti Pelatihan Penjamahan Makanan, Cegah Keracunan MBG

7 Maret 2026

Pemda Manggarai Minta Penghuni Kosongkan Stan Penjual Tuak di Pasar Reo

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.