Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»Kejuaran Forki NTT, Atlet Karate dari Manggarai Raih Satu Medali Emas
NTT NEWS

Kejuaran Forki NTT, Atlet Karate dari Manggarai Raih Satu Medali Emas

By Redaksi20 September 20182 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Atlet karate kejuaraan provinsi NTT Forki tahun 2018 dari Manggarai (Foto: Dok.Sensei Agustinus Ramauti)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ruteng, Vox NTT- Kontingen Kabupaten Manggarai berhasil meraih satu medali emas dan tiga perak dalam kejuaraan provinsi NTT Federasi Olahraga Karate-Do-Indonesia (Forki) tahun 2018.

Kejuaran tersebut berlangsung pada 18-19 September 2018 di Hombu Dojo Shoto Kai, Sikumana, Kota Kupang.

Raihan medali untuk atlet karate shoto kai tersebut dibenarkan oleh Sensei Agustinus Ramauti, pelatih utama sekaligus pengurus inti Forki Cabang Manggarai.

Sensei Agus mengatakan, dalam kejuaran tersebut Forki Cabang Manggarai mengirimkan lima orang atlet dan satu orang official.

Dari kelima atlet karate itu, kata dia, terdapat dua perempuan dan tiga laki-laki.

Dikatakan, medali emas dalam kejuaraan provinsi NTT Forki tahun 2018 dari Manggarai diraih oleh Gisella Hilga Ngewi Sia. Ia bermain di kelas -68 kg putri.

Selanjutnya, kata Sensei Agus, atlet karate dari Manggarai juga meraih tiga medali perak.

Peraih medali perak, masing-masing, Maria Ossin Dengor di kelas -55 kg, Faldi Ibrahim Malu di kelas -60 kg dan Eugenisius Bilchrist Lakus di kelas -80 kg.

Biaya

Sensei Agus mengatakan, untuk bisa mengikuti kejuaraan provinsi NTT Forki tahun 2018, pihaknya terpaksa menggali dana dengan sistem “rantang berjalan”.

Selama persiapan dan pelaksanaan kejuaran, pihak Sensei Agus selalu berkomunikasi dengan KONI Manggarai.

Namun dalam komunikasi tersebut, kata dia, KONI Manggarai hanya menguatkan dengan memberi spirit dan doa kepada atlet karate.

Kendati demikian, sebagai pengurus inti Forki Manggarai ia tetap menyampaikan terima kasih kepada pemerintah setempat karena telah memberikan ruang dan sepirit untuk anak-anak karate agar bisa berprestasi.

“Saya kira spirit dan doa itu besar nilainya dan saya yakin KONI kita pasti punya hati, beliau itu bapak dari semua organisasi cabor (cabang olahraga) di daerah ini,” ujar Sensei Agus.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Forki Cabang Manggarai, donatur, semua orang tua atlet atas doa dan dukungan dalam kejuaraan provinsi NTT Forki tahun 2018.

 

Penulis: Ardy Abba

Kabupaten Manggarai
Previous ArticleHadapi Pemilu 2019, PDIP Belu Rapatkan Barisan
Next Article Masuk Nominasi Juara, Dua Desa di Flotim Rebut Tiket Nasional

Related Posts

Pastor Pantura Tolak Tambang Mangan di Reok dan Lamba Leda Utara

8 Agustus 2026

Dua Rumah di Reok Barat Ludes Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp300 Juta

2 Agustus 2026

Keuskupan Agung Ende dan Warga Flores Gugat Tiga SK Geothermal ke Mahkamah Agung

31 Juli 2026
Terkini

Jika Kopi Manggarai Bisa Bicara di Meja Hotel Labuan Bajo

10 Agustus 2026

Pendirian Universitas Republik Indonesia- Kemasan Simbol Kekuasaan

10 Agustus 2026

Camat Welak Rutin Datangi Pasien ODGJ, Mandi Bersama hingga Berbagi Cerita

9 Agustus 2026

Ketua PSSI Mabar Usul Nama Stadion Ora Flobamorata Diubah Jadi Stadion Komodo

8 Agustus 2026

PSSI Cup II Manggarai Barat Diikuti 27 Klub, Hadiah Total Rp120 Juta

8 Agustus 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.