Ruteng, VoxNTT.com – Istri Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Vera Christina Sirait Asadoma, memantau kondisi warga terdampak gempa bermagnitudo 7,7 di Kampung Mendo, Desa Golo Mendo, Kecamatan Wae Ri’i, Kabupaten Manggarai, Selasa, 25 Agustus 2026.
Vera datang bersama rombongan Tim Pembina Posyandu Provinsi NTT. Kunjungan itu merupakan bagian dari misi kemanusiaan untuk membantu warga terdampak, terutama anak-anak, lansia, dan kelompok rentan.
Rombongan Vera turut didampingi istri Kapolres Manggarai, Tantri Levi Defriansyah, bersama tim.
“Hari ini kami hadir di sini dari Lembaga Tim Pembina Posyandu bersama rombongan Kapolres Manggarai membawa misi kemanusiaan untuk anak-anak, lansia dan terhadap kaum rentan,” ujar Vera Christina kepada VoxNtt.com di sela-sela kunjungannya di Kampung Mendo, Selasa siang.
Selain menyalurkan bantuan, Vera memantau kondisi warga dan tingkat kerusakan rumah akibat gempa yang mengguncang Flores pada 15 Agustus 2026.
Hasil pemantauan tersebut akan dikoordinasikan dengan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Provinsi NTT untuk ditindaklanjuti melalui proses verifikasi.
“Kami hadir bersama untuk melakukan pemantauan korban gempa, tingkat kerusakan rumah seperti apa. Setelahnya saya akan koordinasi ke Kepala Dinas PUPR hasil pantauan saya dan tim di lapangan,” katanya.
Vera mengatakan, data hasil pemantauan di lapangan akan disampaikan kepada pemerintah sebagai bahan verifikasi terhadap rumah warga yang terdampak gempa.
“Biasanya kami menyuplai data, seperti yang kami lakukan saat turun hari ini. Kami lihat rumah, setelah itu saya akan kontak Pak Kadis, biar Pak Kadis yang verifikasi,” tandasnya.
Pada hari yang sama, Kepala Dinas PUPR Provinsi NTT, Benyamin Nahak, bersama tim juga berada di Desa Golo Mendo untuk memantau dan memverifikasi rumah warga yang terdampak gempa.
Vera dan Benyamin bertemu di lokasi meski datang dengan agenda berbeda. Pertemuan tersebut dimanfaatkan untuk berkoordinasi mengenai kondisi warga dan kerusakan rumah yang ditemukan di lapangan.
Selama berada di Kampung Mendo, Vera membagikan sembako kepada warga terdampak gempa. Ia juga memberikan makanan ringan kepada anak-anak di lokasi pengungsian.
Tantri Levi Defriansyah bersama rombongan turut menyalurkan bantuan berupa spons tidur untuk lansia, sembako, dan makanan ringan bagi anak-anak.
Selain bantuan logistik, Tim Pembina Posyandu Provinsi NTT melakukan kegiatan trauma healing bagi anak-anak korban bencana. Kegiatan itu ditujukan untuk memberikan pendampingan psikososial dan membantu mengurangi dampak trauma setelah gempa.
Baca Juga: PUPR NTT Verifikasi Kerusakan Rumah Warga Golo Mendo Pascagempa
Kontributor: Leo Jehatu

