Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Petugas Puskesmas Borong Matim Dinilai Plin-plan
Regional NTT

Petugas Puskesmas Borong Matim Dinilai Plin-plan

By Redaksi22 September 20182 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Gedung Puskemas Borong (Foto: Nansianus Taris/Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, Vox NTT-Pelayanan di Puskesmas Borong, Kelurahan Rana Loba, Kecamatan Borong, Kabupaten Manggarai Timur (Matim) dinilai mengecewakan pasien.

Pasalnya, petugas puskesmas tidak memberikan informasi yang pasti terkait pasien yang hendak bersalin dirujuk ke RSUD dr Ben Mboi Ruteng.

“Tadi mereka bilang harus dirujuk ke RSUD Ruteng dan suruh kami cari mobil. Setelah saya bawa mobil bemo ke sini. Tetapi, mereka larang dan bentak-bentak saya kenapa pake bemo. Karena itu, saya cari travel APV dan langsung diarahkan ke parkiran ruangan bersalin. Kurang lebih 30 menit menunggu, perawat bilang dibatalkan saja rujuknya,” ungkap Safri Jalung, suami pasien atas nama Marselina Amul asal Desa Bamo, Kecamatan Kota Komba kepada VoxNtt.com melalui telepon, Jumat sore (21/09/2018).

“Saya kecewa sekali. Mereka tidak melayani pasien dengan sungguh,” tambahnya.

Safri mengaku tidak terima dengan pelayanan yang sembrono oleh petugas Puskesmas Borong. Apalagi pihaknya harus membayar cuma-cuma uang 200 ribu kepada sopir travel, meskipun istrinya tidak jadi diantar ke RSUD Ruteng.

“Tadi saya ngamuk di ruangan puskesmas. Saya sangat marah. Apalagi petugas bentak-bentak kami,” kata Safri.

Dia menuturkan, pada akhirnya, pasien pun jadi dirujuk ke RSUD Ruteng dan memakai mobil ambulance Puskesmas Borong.

“Tadi saat tanya dan minta mobil puskemas, alasannya banyak sekali. Katanya rusak dan juga mobil tidak ada. Padahal ujungnya mobil ini bisa jalan. Kalau langsung begini, tadi pasti aman-aman saja tanpa ada ribut,” tuturnya.

Atas kejadian itu, Safri meminta kepada Pemkab Matim khusunya Dinas Kesehatan agar bisa melakukan pembinaan kepada petugas di setiap puskemas untuk melayani masyarakat dengan baik.

“Bukan dengan cara yang tidak pantas seperti kejadian hari ini. Ini tidak boleh terjadi lagi. Mereka ini digaji untuk layan masyarakat. Bukan untuk bentak-bentak. Masa orang lagi susah harus dibentak,” pintanya.

Kepala Puskesmas Borong, Yosefina Sarni belum merespon saat dikonfirmasi VoxNtt.com melalui pesan WhatsApp-nya, Jumat sore.

Dua kali VoxNtt.com mengirim pesan kepadanya. Namun, Kapus Borong tetap saja tidak merespon pesan tersebut.

Penulis: Nansianus Taris
Editor: Ardy Abba

Manggarai Timur
Previous ArticleDPRD: 90 Persen Proyek Fisik di Matim Berkualitas Buruk
Next Article Agas Andreas: Usaha Pertamini di Matim Masih Ilegal

Related Posts

51 Relawan Dapur SPPG Wolowae Ikuti Pelatihan Penjamahan Makanan, Cegah Keracunan MBG

7 Maret 2026

Pemda Manggarai Minta Penghuni Kosongkan Stan Penjual Tuak di Pasar Reo

7 Maret 2026

Ketua PSSI Manggarai Barat Buka O2SN Gugus 04 Namo di Lembor Selatan

7 Maret 2026
Terkini

Pelantikan Sekda Ngada Tanpa Persetujuan Gubernur Dinilai Bermasalah

7 Maret 2026

Mari Minum dan Membasuh Diri dari Sumber Air Hidup Kekal

7 Maret 2026

51 Relawan Dapur SPPG Wolowae Ikuti Pelatihan Penjamahan Makanan, Cegah Keracunan MBG

7 Maret 2026

Pemda Manggarai Minta Penghuni Kosongkan Stan Penjual Tuak di Pasar Reo

7 Maret 2026

Satgas Pangan Sidak Pasar, Pastikan Stok Aman dan Harga Stabil di Labuan Bajo Jelang Idul Fitri

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.