Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Soal Proyek Air di Lonto Ulu, Pemkab Matim Diminta Jangan Plin-plan
Regional NTT

Soal Proyek Air di Lonto Ulu, Pemkab Matim Diminta Jangan Plin-plan

By Redaksi29 Oktober 20182 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Bak air minum di Lontoulu, desa Compang Laho yang tidak dialiri air (Foto: Nansianus Taris/ Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, Vox NTT-Masyarakat Ranaka, Desa Compang Laho, Kecamatan Poco Ranaka meminta Pemerintah Kabupaten Manggarai Timur (Pemkab Matim) agar serius dan jangan plin-plan menanggapi persoalan air minum di Lonto Ulu.

Pasalnya, sudah berulang kali masyarakat menyuarakan kondisi proyek air minum di Lonto Ulu melalui media massa. Namun hingga kini Pemkab Matim tak kunjung menanggapinya.

Proyek air minum bersih itu masih dalam masa pemeliharaan. Namun kontraktor pelaksana tidak gubris dengan kondisi pipa dan bak yang sudah hampir lima bulan tidak dialiri air.

Baca Juga: Proyek Air Minum di Lontoulu Poco Ranaka Dibiarkan Mubazir

“Ko pemerintah dan DPRD Matim hanya berani janji di media (massa) saja. Dinas PU sudah omong, katanya akan ditindaklanjuti. Begitu juga dengan DPRD. Tapi, sampai hari ini, hasilnya nol. Saya minta Pemda Matim jangan plin-plan dengan masyarakat,” ujar Nelis dan Flori, dua warga Ranaka, Desa Compang Laho kepada VoxNtt.com di lokasi, Senin (29/10/2018) pagi.

Nelis dan Flori menilai Pemkab Matim tidak serius menangani persoalan proyek air minum di Lonto Ulu.

Padahal, kata mereka, proyek air minum itu menggunakan dana APBD Matim. Namun, tanpa ada pengawasan yang jelas dari pemerintah.

“Sekali lagi kami tegaskan, uang daerah ini dibuang percuma. Dana APBD dikucurkan untuk dibuang percuma tanpa ada manfaat bagi masyarakat,” ujar keduanya.

Sebelumnya Dinas PUPR dan DPRD Matim berjanji untuk menangani persoalan air minum di Lonto Ulu. Namun, sampai saat ini belum ada tindak lanjut dari janji tersebut.

Air di Lonto Ulu belum juga mengalir. Bak dan pipa dalam kondisi kering tanpa aliran air.

Akibatnya, warga terpaksa mencari air untuk minum dan kebutuhan rumah tangga lainnya.

Mereka terus mengeluh dan berharap, Pemkab Matim bisa segera menangani proyek air minum di Lonto Ulu yang mubazir.

Penulis: Nansianus Taris
Editor: Ardy Abba

Lonto Ulu
Previous ArticleDiduga Palsukan Tanda Tangan Bendahara, Kades Sono Cairkan Dana Desa ke Rekening Pribadi
Next Article Kades Golo Mangung Diduga Lakukan Pungli Rastra

Related Posts

Rumah Harapan untuk Regina Uner di Cibal Barat Rampung 100 Persen

6 Maret 2026

Perjuangan Mama Martina, Banting Tulang untuk Hidupi Keluarga sembari Rawat Suami Stroke

5 Maret 2026

KPB Program TEKAD Ponggeok Manggarai Kembangkan Penyulingan Minyak Cengkih

4 Maret 2026
Terkini

Kisah Nangadhero, Desa Pesisir di Nagekeo Tempat Petani dan Nelayan Menjaga Harmoni

7 Maret 2026

Pentingnya Pendidikan Karakter dalam Membentuk Generasi Remaja Berintegritas

7 Maret 2026

Tuhan sebagai Gembala dan Bapa Yang Penuh Belaskasih dan Mengampuni 

7 Maret 2026

Surat Cinta untuk Mama

7 Maret 2026

Imigrasi Labuan Bajo Gelar Sosialisasi Bersama Desa Binaan di Kabupaten Manggarai, Cegah TPPO dan TPPM

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.