Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»VOX POPULI»VOX DESA»Kades Golo Mangung Diduga Lakukan Pungli Rastra
VOX DESA

Kades Golo Mangung Diduga Lakukan Pungli Rastra

By Redaksi29 Oktober 20181 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Illustrasi (Foto: Tubasmedia)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, Vox NTT-Kepala Desa Golo Mangung, Kecamatan Lamba Leda, Kabupaten Manggarai Timur (Matim) diduga melakukan pungutan liar (pungli) bantuan beras sejahtera (Rastra) tahun 2018.

Rastra yang seharusnya diberikan gratis dari pemerintah pusat kepada masyarakat penerima atau sasaran program tersebut.

Namun, yang terjadi di desa Golo Mangung, Kades memungut uang Rp 10.000 kepada setiap penerima Rastra.

“Setiap KK diminta uang 10 ribu pak. Tidak tahu uang itu untuk apa. Warga kasih saja tanpa tahu ada uang itu untuk apa. Padahal kan Rastra yang sekarang itu gratis,” ungkap warga desa Golo Mangung, yang berinisial AE kepada VoxNtt.com melalui sambungan telepon, Senin (29/10/2018) pagi.

Baginya, uang pungutan 10 ribu itu tidak jadi soal apabila dijelaskan tujuannya.

Sementara itu, Kades Golo Mangung, Remigius saat dikonfirmasi VoxNtt.com melalui sambungan telepon menjelaskan bahwa informasi itu tidak benar.

Kata Remigius, uang 10 ribu itu dikumpulkan atas inisiatif warga desa sendiri.

“Kalau dibilang pungut liar pak, itu tidak benar. Mereka kumpul uang atas insiatif sendiri. Uang itu minum rokok warga sendiri yang sama-sama kasih turun beras. Dan mereka ramai minum di sini. Mereka sendiri yang iniasiatif, bukan atas permintaan kami,” tegas Kades Remigius.

Penulis: Nansianus Taris
Editor: Ardy Abba

Golo Mangung Manggarai Timur
Previous ArticleSoal Proyek Air di Lonto Ulu, Pemkab Matim Diminta Jangan Plin-plan
Next Article Dana Anggur Merah di Desa Leong Dikelola Secara Tertutup

Related Posts

Kepala SMPN Satap Munde Bantah Dugaan Pungli, Sebut Uang dari Orangtua Bersifat Sukarela

22 Juli 2026

Kompak Indonesia Desak KPK Audit Dugaan Korupsi Proyek RSUD Borong Rp19,4 Miliar

19 Juli 2026

Dugaan Pungli Pengambilan SKL dan Ijazah di SMPN Satap Munde Matim, Warga Desak Dinas Tindak Tegas

18 Juli 2026
Terkini

Kepala SMPN Satap Munde Bantah Dugaan Pungli, Sebut Uang dari Orangtua Bersifat Sukarela

22 Juli 2026

Gubernur NTT Minta PMKRI Tetap Jadi Mitra Kritis Pemerintah

21 Juli 2026

Bupati Matim Dorong Kongres PMKRI Hasilkan Rekomendasi untuk Manggarai Raya

20 Juli 2026

Bupati Manggarai Harap Kongres PMKRI Hasilkan Rekomendasi untuk Daerah 3T

20 Juli 2026

Bantuan Rp100 Juta per Desa Mulai Diimplementasikan, Bapperida NTT Intervensi Manulai 2

20 Juli 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.