Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Teladani Sikap Iman Bunda Maria
Regional NTT

Teladani Sikap Iman Bunda Maria

By Redaksi1 November 20182 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Umat Katolik Paroki St. Maria Dollorosa SoE saat misa penutupan bulan Rosario di Gua Maria Fatima, Nonohonis, Rabu (31/10).
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Soe, Vox NTT-Selama bulan Oktober, umat Katolik melaksanakan doa Rosario. Di Paroki St. Maria Dollorosa SoE, penutupan dilaksanakan di Gua St. Maria Fatima Nonohonis, Kecamatan Mollo Selatan, Rabu (31/10/2018) sore.

Romo Johannes A. Tnomel, Pr, dalam kotbahnya pada misa pentupan bulan Rosario ini, mengajak umat yang hadir untuk menghayati dan mencontohi sikap iman Bunda Maria yang selalu pasrah dengan kehendak Allah.

“Dalam perayaan ini, mari kita hayati arti sesungguhnya Salam Maria, ‘Viat Voluntas Tua’ (Terjadilah Padaku menurut Perkataan-Mu),” ajak Romo Entho, panggilannya.

Dikatakan Romo Entho, sesuai dengan Injil yang menyebut, saat Bunda Maria menyalami Elisabet saat itu pula melonjak dengan kegirangan anak di dalam kandungan Elisabet.

“Saling menyalami dan mengunjungi keluarga masing-masing selama bulan Rosario ini untuk saling memberikan rahmat dan berkat bagi keluarga Katolik. Selama sebulan kita berdoa dan berefleksi bersama Maria merenungkan kisah-kisah kehidupan Yesus,” kotbah Romo Entho yang juga adalah Kepala SMP Sint. Vianney Soe ini.

Di akhir kotbahnya Romo Entho mengajak umat Katolik untuk meneladani iman Bunda Maria yang selalu pasrah dengan kehendak Allah.

“Peristiwa pesta nikah di Kana dimana saat kekurangan anggur, Bunda Maria memberi tahu kepada Tuhan Yesus. Dan, Tuhan Yesus pun mengubah air menjadi anggur. Bunda Maria pengantara doa kita. Mari dengan kerendahan hati kita meneladani iman Bunda Maria yang juga sebagai pengantara doa-doa kita,” ajak Romo Entho.

Misa penutupan doa Rosario kemarin di tengah hujan rintik namun umat yang hadir nampak hikmat mengikuti misa. Konselebran utam misa ini adalah Romo Mario Kosat, Pr.

Penulis: L. Ulan

Editor: Irvan K

TTS
Previous ArticleDPRD TTU Soroti Pengerjaan Jalan Kefamenanu-Nunpo
Next Article Hasil Pilkada TTS Masih di Tangan MK

Related Posts

Rumah Harapan untuk Regina Uner di Cibal Barat Rampung 100 Persen

6 Maret 2026

Perjuangan Mama Martina, Banting Tulang untuk Hidupi Keluarga sembari Rawat Suami Stroke

5 Maret 2026

KPB Program TEKAD Ponggeok Manggarai Kembangkan Penyulingan Minyak Cengkih

4 Maret 2026
Terkini

Pentingnya Pendidikan Karakter dalam Membentuk Generasi Remaja Berintegritas

7 Maret 2026

Tuhan sebagai Gembala dan Bapa Yang Penuh Belaskasih dan Mengampuni 

7 Maret 2026

Surat Cinta untuk Mama

7 Maret 2026

Imigrasi Labuan Bajo Gelar Sosialisasi Bersama Desa Binaan di Kabupaten Manggarai, Cegah TPPO dan TPPM

7 Maret 2026

Demokrat Kritik Bawaslu NTT Soal Pelanggaran Pemilu 2024

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.