Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»Muat Berlebihan, Truk Ini Nyaris Tercebur ke Laut
NTT NEWS

Muat Berlebihan, Truk Ini Nyaris Tercebur ke Laut

By Redaksi2 November 20182 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Truk Permata Hokky nyaris tercebur akibat dermaga Ende jebol pada Jumat (02/10/2018) sore. (Foto: Vian).
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ende, Vox NTT- Truk Permata Hokky tujuan Ende-Surabaya nyaris tercebur ke laut pada Jumat, (2/11/2018) sore. Peristiwa itu berawal saat landasan dermaga Ende pada sisi kiri jebol akibat muatan truk berlebihan.

Roda kanan amblas ke tepi landasan dermaga dengan kemiringan drastis. Untungnya, truk itu ditahan tali kapal sehingga tidak tercebur ke laut.

Sopir, Afro kepada media ini, Jumat malam, menjelaskan, insiden itu terjadi pada pukul 15.30 Wita. Saat itu, truk hendak mengambil haluan menuju ramp door kapal Roro Swarna Bahtera.

“Kita mundur. Eh, tiba-tiba langsung jebol miring kanan. Syukur ada tali kapal dan kita langsung tahan. Kalau tidak, mobil ke laut,” ucap dia kepada Voxntt.com, Jumat malam.

Ia mengakui, truk itu mengangkut hasil komoditi berupa jambu mente dari Bajawa, Kabupaten Ngada menuju Surabaya dengan kapasitas muatan 24 ton.

Kapasitas itu, kata dia, kerap dilakukan setiap kali jalan menuju Surabaya.

“Biasanya masuk ke kapal tidak pada sisi ini. Kita biasa keluar masuk di sebelah kanan sana. Tapi sore tadi ada kapal kontainer bongkar muat di sana,” kata Afro.

Manager PT. Pelindo III Cabang Ende, Hadi Sukamto, mengatakan, jebolnya dermaga Ende diakibatkan muatan truk melebihi kapasitas. Normalnya, kapasitas muatan maksimal hanya 20 ton.

Selain itu, kata Hadi, usia dermaga sudah sangat tua. Sehingga ambruk jika ada muatan melebihi kapasitas.

“Kalau dilihat memang over kapasitas. Sebenarnya hanya 20 ton saja. Lalu dermaga itu sudah tua,” katanya.

Ia menjelaskan, dermaga Ende sesungguhnya tidak layak bagi kapal jenis Roro. Sebab, pada sisi safety sangat tidak menjamin bagi kendaraan serupa.

Hadi mengatakan, penggunaan dermaga itu untuk kapal jenis Roro karena atas permintaan pemerintah daerah. Hal itu mengingat kebutuhan ekonomi masyarakat meningkat.

“Kalau untuk kapal semacam ini harus seperti dermaga Nangakeo. Kalau itu tidak pas,” kata dia.

Penulis: Ian Bala

Editor: Boni J

 

 

 

Ende Truk Tercebur
Previous Article84 Mahasiswa Pascasarjana Undana Jadi Korban Penipuan Travel Agent
Next Article Pemda Ende Siapkan 8,4 Miliar untuk Gaji Guru Tidak Tetap

Related Posts

Nama Wakil Ketua DPRD NTT Dicatut dalam Dugaan Penipuan Lowongan Kerja, Ratusan Orang Mengaku Jadi Korban

6 Maret 2026

Gubernur NTT Buka Diskusi Nasib 9.000 PPPK di Ruang Publik

5 Maret 2026

Pemprov NTT Harus Lobi Pemerintah Pusat soal Nasib 9.000 PPPK

5 Maret 2026
Terkini

Pentingnya Pendidikan Karakter dalam Membentuk Generasi Remaja Berintegritas

7 Maret 2026

Tuhan sebagai Gembala dan Bapa Yang Penuh Belaskasih dan Mengampuni 

7 Maret 2026

Surat Cinta untuk Mama

7 Maret 2026

Imigrasi Labuan Bajo Gelar Sosialisasi Bersama Desa Binaan di Kabupaten Manggarai, Cegah TPPO dan TPPM

7 Maret 2026

Demokrat Kritik Bawaslu NTT Soal Pelanggaran Pemilu 2024

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.