Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»Mogok, Sopir Angkot Tuntut Disperhub Manfaatkan Terminal Haumeni
NTT NEWS

Mogok, Sopir Angkot Tuntut Disperhub Manfaatkan Terminal Haumeni

By Redaksi15 November 20182 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Sopir angkutan kota di Kota SoE menggelar aksi mogok, Rabu (14/11) pagi. (Foto: L. Ulan)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Soe, Vox NTT-Ratusan Sopir Angkutan Kota (Angkot) di Kota Soe menggelar aksi mogok, Rabu (14/11/2018).

Aksi ini sebagai bentuk protes terhadap Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), dalam hal ini Dinas Perhubungan (Disperhub) agar kembali memanfaatkan terminal Haumeni dan jalur luar bagi angkutan umum antarkabupaten.

Dedy Balelay dan Nedy Ndun yang merupakan koordinator aksi ini kepada Vox.Ntt.com menegaskan, kebijakan Disperhub TTS memanfaatkan terminal Haumeni dan jalur luar bagi mobil angkutan umum antarkabupaten seperti hangat-hangat tahi ayam.

“Pernah pakai jalur luar dan Terminal Haumeni. Namun hanya beberapa hari saja mobil angkutan umum antarkabupaten kembali lagi melalui jalur dalam kota,” ujar Nedy Ndun.

Kondisi demikian, katanya, jelas-jelas merugikan mobil angkutan dalam kota. “Kami minta pemerintah tegas dalam menegakkan aturan. Dengan demikian maka, bisa ada penataan jalur dan pemanfaatan terminal Haumeni,” ujar Nedy.

Para sopir juga menegaskan, terminal Haumeni yang telah dibangun dengan uang negara harus dimanfaatkan agar jangan terkesan mubasir dan tidak bermanfaat.

“Lebih baik itu Terminal Haumeni dialihfungsikan untuk peternakan saja kalau memang tidak dimanfaatkan,” ujar para pendemo.

Para sopir angkot ini mengancam akan menduduki kantor Bupati TTS dan Gedung DPRD Kabupaten TTS bila tidak ada tindak lanjut dari Pemkab TTS maupun DPRD TTS.

Penulis: L. Ulan

Editor: Boni J

 

 

Terminal Haumeni TTS
Previous ArticleNTT, Nusa Terus Terpasung: Dimana Keberpihakan Negara?
Next Article Di Manggarai, Ratusan Pemilih Non EKTP Tidak Masuk DPT HP Kedua

Related Posts

Nama Wakil Ketua DPRD NTT Dicatut dalam Dugaan Penipuan Lowongan Kerja, Ratusan Orang Mengaku Jadi Korban

6 Maret 2026

Gubernur NTT Buka Diskusi Nasib 9.000 PPPK di Ruang Publik

5 Maret 2026

Pemprov NTT Harus Lobi Pemerintah Pusat soal Nasib 9.000 PPPK

5 Maret 2026
Terkini

Cerpen: Mata Tua di Tubuh Bayi Bole Wote

6 Maret 2026

Tanah Ulayat, Identitas, dan Derita Sosial

6 Maret 2026

Desa Golo Riwu Tetapkan APBDes Tahun Anggaran 2026, KMP dan MBG Jadi Fokus Utama

6 Maret 2026

Rote Ndao Siap Jadi Tuan Rumah Selancar Ombak PON 2028

6 Maret 2026

Polres Manggarai Limpahkan Dua Tersangka Kasus Narkotika ke Kejaksaan

6 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.