Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»Belum Lunasi Pajak, 130 STNK Disita Samsat Ende
NTT NEWS

Belum Lunasi Pajak, 130 STNK Disita Samsat Ende

By Redaksi20 November 20182 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Sebastianus Bone saat memberikan pernyataan operasi pajak kendaraan di Ende (Foto: Ian Bala/Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ende, Vox NTT-Pelaksana Tugas (Plt) UPT Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Provinsi NTT Wilayah Kabupaten Ende, Sebastianus Bone, mengatakan, operasi tunggakan pajak kendaraan dilakukan selama tiga hari (14-16 November 2018) di beberapa titik sentral.

Selain dalam kota, operasi pajak itu juga dilakukan di Pasar Ropa, Kecamatan Maurole dan Pasar Detusoko. Kemudian dalam kota dilakukan di Pasar Nangaba dan Pasar Wolowona pada hari terakhir.

Dalam operasi itu, sebut Bone, sebanyak 130 STNK yang terjaring karena tunggakan pajak kendaraan.

“Ada yang lewat bulan, satu tahun sampai tiga tahun tunggak pajak. Sangat bervariasi,” ucap dia di ruang kerjanya, Senin (19/11/2018) pagi.

Ia mengatakan, operasi wajib pajak itu dilakukan untuk memenuhi target pajak kendaraan yakni sebesar Rp 18 Miliar lebih. Hingga Jumat, 16 November 2018, penerimaan pajak sudah mencapai Rp 16 Miliar lebih atau 91.14 persen.

Target pajak kendaraan tahun 2018 lebih meningkat dari tahun sebelumnya yakni Rp.16 Miliar.

“Kalau di luar kota memang sistem yang kita bangun adalah jemput bola atau sistem door to door. Ya, kita semua turun ke lapangan, dibantu dengan rekan-rekan di Kepolisian,” ucap dia.

Bone menjelaskan, tingkat partisipasi wajib pajak di Ende tergolong baik. Hal itu dibuktikan, wajib pajak datang membayar ke kantor pelayanan setiap hari.

Meskipun begitu, pihaknya tetap menghimbau bahwa pentingnya pajak untuk pendapatan daerah.

“Untuk plat luar, ya kita imbau saja. Segera bayar pajak di daerah asal atau segera mengurus mutasi. Ya, begitu saja karena kita tidak memiliki kewenangan untuk memungut (pajak),” katanya.

Sementara Kasat Lantas Polres Ende, Rinaldi Hastomo, menghimbau kepada masyarakat yang telah melunasi pajak untuk mengambil kendaraan di Mapolres Ende.

“Ya, kita kerja sama dengan Samsat untuk kepentingan pajak. Untuk pemilik kendaraan, ya, kita menunggu mereka mengambil. Tentu harus membayar pajak dulu,” kata Kasat Rinaldi, baru-baru ini.

 

Penulis: Ian Bala
Editor: Ardy Abba

Ende Samsat Ende
Previous ArticleAPBD Perubahan Matim Tanpa Pembangunan Fisik, Begini Kata Pengamat
Next Article Proyek Aspal Simpang Tangkul-Benteng Jawa Diduga Dikerjakan Asal Jadi

Related Posts

Nama Wakil Ketua DPRD NTT Dicatut dalam Dugaan Penipuan Lowongan Kerja, Ratusan Orang Mengaku Jadi Korban

6 Maret 2026

Gubernur NTT Buka Diskusi Nasib 9.000 PPPK di Ruang Publik

5 Maret 2026

Pemprov NTT Harus Lobi Pemerintah Pusat soal Nasib 9.000 PPPK

5 Maret 2026
Terkini

Cerpen: Mata Tua di Tubuh Bayi Bole Wote

6 Maret 2026

Tanah Ulayat, Identitas, dan Derita Sosial

6 Maret 2026

Desa Golo Riwu Tetapkan APBDes Tahun Anggaran 2026, KMP dan MBG Jadi Fokus Utama

6 Maret 2026

Rote Ndao Siap Jadi Tuan Rumah Selancar Ombak PON 2028

6 Maret 2026

Polres Manggarai Limpahkan Dua Tersangka Kasus Narkotika ke Kejaksaan

6 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.