Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Figure»Perjuangan Frans Mado, Dari Studi Luar Negeri Hingga Rencana Pembentukan Provinsi Flores
Figure

Perjuangan Frans Mado, Dari Studi Luar Negeri Hingga Rencana Pembentukan Provinsi Flores

By Redaksi5 Desember 20182 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Fransiskus Sigit A. Mado dan Sekretaris P4KF Adrianus Jehamat berpose bersama dalam urusan P4KF (Foto: istimewa)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ende, Vox NTT-Wacana pembentukan Provinsi Kepulauan Flores tidaklah berakhir meskipun Ketua Panitia Persiapan Pembentukan Provinsi Kepulauan Flores (P4KF), Marianus Sae, terjerat dalam kasus tindak pidana korupsi. 

Ada sejumlah tim yang masih bersemangat dan terus berjuang agar gagasan ini tercapai. Adalah Fransiskus Sigit A. Mado, putra asal Nangaroro, Kabupaten Nagekeo.

Ia kini sedang studi di Tafe Internasional Western, Australia. Ia merupakan salah seorang tim P4KF di wilayah Australia yang terus gencar memperjuangan pembentukan Provinsi Kepulauan Flores.

Perjuangan ini, menurut dia, tidak semudah membalik telapak tangan. Perlu ada dukungan semua pihak termasuk pemerintah pusat.

Frans kini sedang gencar menjaring dukungan agar gagasan benar-benar terealisasi. Hal ini untuk kepentingan kemajuan suatu daerah.

Perjuangan pembentukan Provinsi Kepulauan Flores memang sudah berjalan. Terakhir, Konggres kedua di Mbay tahun 2015.

Dalam catatan VoxNtt.com, Konggres Rakyat Flores Lembata itu menghasilkan sembilan kesepakatan. Beberapa diantaranya yakni kesepakatan anggaran pengkajian dari masing-masing kabupaten sebesar Rp 250 Juta dan perubahan nama Provinsi Flores menjadi Provinsi Kepulauan Flores.

Kesepakatan lain yang direkomendasi yakni mengkaji kota Provinsi Kepulauan Flores di lima wilayah yakni Ende, Maumere, Mbay, Borong dan Labuan Bajo.

Kesepakatan itu, memang belum semua dilaksanakan. Namun, Frans bertekad, agar perjuangan itu tidak menjadi hal sia-sia.

Ia mengatakan, meski dirinya saat ini tengah berkonsentrasi menuju Senayan, namun, ia berharap semua pihak terutama para pemimpin daerah solid dan konsisten untuk berjuang secara bersama-sama.

Terhadap dirinya yang sedang studi di luar negeri, baginya, bertujuan untuk bekerja sama antar partner dalam mengembangkan pariwisata di Flores.

Bagi dia, Flores merupakan daerah yang penuh dengan kekayaan alam yang luar biasa untuk dikembangkan menjadi destinasi pariwisata.

Dua misi besarnya, yakni pariwisata dan rencana pembentukan Provinsi Kepulauan Flores adalah target perjuangan ia mulai dari pusat.

 

Penulis: Ian Bala
Editor: Ardy Abba

Ende Frans Mado
Previous ArticleTim Teknik Uniflor Bantah Tudingan Kejari Manggarai
Next Article Tahun 2019, 500 Lebih THL di Matim Terancam Dipecat

Related Posts

STIPAR Ende Bekali Calon Wisudawan lewat Seminar Akademik

13 Februari 2026

PLN Sigap Tangani Kebakaran Gudang Logistik di Flores Barat

27 Januari 2026

Kuryanto, Penjual Bakso Keliling yang Menjadi “Ayah Kedua” Bagi Adik-Adiknya

11 Desember 2025
Terkini

Cerpen: Mata Tua di Tubuh Bayi Bole Wote

6 Maret 2026

Tanah Ulayat, Identitas, dan Derita Sosial

6 Maret 2026

Desa Golo Riwu Tetapkan APBDes Tahun Anggaran 2026, KMP dan MBG Jadi Fokus Utama

6 Maret 2026

Rote Ndao Siap Jadi Tuan Rumah Selancar Ombak PON 2028

6 Maret 2026

Polres Manggarai Limpahkan Dua Tersangka Kasus Narkotika ke Kejaksaan

6 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.