Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»VOX POPULI»PERAWAT»Tahun 2019, 500 Lebih THL di Matim Terancam Dipecat
PERAWAT

Tahun 2019, 500 Lebih THL di Matim Terancam Dipecat

By Redaksi5 Desember 20181 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Ilustrasi THL
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, Vox NTT- Tahun 2019, sekitar 500 lebih tenaga harian lepas (THL) di Kabupaten Manggarai Timur terancam dipecat.

Hal itu diperoleh dari data yang berhasil dihimpun VoxNtt.com. Dalam data itu disebutkan, Pemkab Matim hanya membutuhkan  sebanyak 1.310 THL di tahun 2019 mendatang.

Sementara jumlah THL pada tahun 2018 sebanyak 1.813. Itu berarti, sebanyak 503 THL yang bakal dikeuarkan di tahun 2019.

Selanjutnya, berdasarkan perhitungan kebutuhan/kekurangan unsur pegawai pelaksana pada tiap OPD, jumlah kekurangan tenaga sebanyak 1.487.

Artinya, pada tahun 2018 dan sebelumnya, Pemkab Matim merekrut THL tidak sesuai kebutuhan atas kekurangan tenaga pelaksana.

Baca Juga: Tahun 2018, Ini Jumlah THL di Setiap OPD di Matim

Buktinya, di tahun 2018, jumlah THL sebanyak 1.813. Sementara yang dibutuhkan hanya 1.487.

Pada tahun 2019, Pemkab Matim hanya menganggarkan dana untuk 1.310 THL. Berarti kurang dari jumlah yang dibutuhkan yaitu 1.487.

 

Penulis: Nansianus Taris
Editor: Ardy Abba

guru THL THL
Previous ArticlePerjuangan Frans Mado, Dari Studi Luar Negeri Hingga Rencana Pembentukan Provinsi Flores
Next Article Maria Agustina Noach: Saatnya Golkar Perjuangkan Nasib Perempuan

Related Posts

Dosen Unwira Kupang Soroti Dugaan Pemotongan Gaji di SMAK Pancasila Borong

14 Februari 2026

Sempat Libur Akibat Polemik Gaji Guru, SMP Stanislaus Borong Kembali Gelar Kegiatan Belajar

13 Februari 2026

Yayasan Sukma Respons Mogok Mengajar Guru SMA Pancasila Borong, Klaim Sudah Ada Kesepakatan Final

11 Februari 2026
Terkini

Pengkab Taekwondo Sumba Barat Daya Dukung Ridwan Angsar Jadi Ketua Pengprov TI NTT

6 Maret 2026

Nama Wakil Ketua DPRD NTT Dicatut dalam Dugaan Penipuan Lowongan Kerja, Ratusan Orang Mengaku Jadi Korban

6 Maret 2026

Golkar NTT Umumkan Pengurus Baru 2025–2030, Targetkan Musda Kabupaten Rampung April

6 Maret 2026

Cerdas Digital Saja Tidak Cukup: Haruskah Psikologi Jadi Pelajaran Wajib di Sekolah?

6 Maret 2026

Rumah Harapan untuk Regina Uner di Cibal Barat Rampung 100 Persen

6 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.