Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»Esok, PMKRI Kembali Gelar Aksi Tolak Hibah Tanah ke PT Pertamina
NTT NEWS

Esok, PMKRI Kembali Gelar Aksi Tolak Hibah Tanah ke PT Pertamina

By Redaksi20 Desember 20182 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Rapat persiapan aksi unjuk rasa menolak pemberian hibah tanah di Reo kepada PT Pertamina (Foto: Dok. PMKRI Ruteng)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ruteng, Vox NTT- Esok, Jumat, 21 Desember 2018, Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Ruteng kembali menggelar aksi unjuk rasa.

Aksi damai tersebut dilakukan untuk menentang kebijakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Manggarai yang menghibahkan sebidang tanah di Kelurahan Wangkung, Kecamatan Reok kepada PT Pertamina (Persero).

Ketua Presidium PMKRI Ruteng, Servasius S Jemorang mengaku, puluhan anggotanya terpaksa kembali turun ke jalan menentang kebijakan Bupati Manggarai Deno Kamelus untuk menghibahkan tanah dua hektare lebih kepada PT Pertamina (Persero).

Aksi serupa pada 8 Desember lalu, kata Servas, Bupati Deno sudah membeberkan sejumlah alasan di balik penyerahan hibah tanah tersebut. Salah satunya karena pertimbangan ekonomi mikro, yang mana keberadaan Depot BBM Pertamina Reo menguntungkan masyarakat Manggarai.

Menurut dia, alasan tersebut tak cukup kuat dan tidak bisa diterima karena harus menghilangkan aset tanah milik masyarakat Manggarai. Ironisnya, Manggarai yang miskin ini terpaksa kehilangan kekayaan daerahnya dan malah diberikan kepada perusahan korporasi seperti PT Pertamina.

“Selain di Kantor Bupati Manggarai, kami juga esok akan aksi di DPRD,” kata Servas saat dihubungi VoxNtt.com, Kamis (20/12/2018) malam.

Ia mengatakan, PMKRI melakukan aksi unjuk rasa di DPRD Manggarai karena anggota pansus tanah dinilai tidak bekerja maksimal dalam melakukan investigasi sebelum adanya keputusan hibah.

“Masa pansus hanya mengandal legal opinion dari Jaksa Pengacara Negara. Mereka kan bukan permintaan pansus dan Pemda. Jaksa Pengacara Negara diminta oleh Pertamina, dokumen-dokumen analisis hukum pun diberikan Pertamina. Nah, dokumen dari pansus di mana? Mana legal opinion versi pansus?, ini patut dicurigai ada motif lain,” ujar Servas.

Penulis: Ardy Abba

DPRD Manggarai PMKRI Ruteng
Previous ArticleKSP Nasari Unit Larantuka Akan Kembalikan Uang Nasabah
Next Article TTS Kabupaten Pertama di Indonesia yang Gelar Seleksi Perangkat Desa

Related Posts

Nama Wakil Ketua DPRD NTT Dicatut dalam Dugaan Penipuan Lowongan Kerja, Ratusan Orang Mengaku Jadi Korban

6 Maret 2026

Gubernur NTT Buka Diskusi Nasib 9.000 PPPK di Ruang Publik

5 Maret 2026

Rumah Warga di Cibal Barat Ambruk Diterpa Hujan dan Angin Kencang

5 Maret 2026
Terkini

Pengkab Taekwondo Sumba Barat Daya Dukung Ridwan Angsar Jadi Ketua Pengprov TI NTT

6 Maret 2026

Nama Wakil Ketua DPRD NTT Dicatut dalam Dugaan Penipuan Lowongan Kerja, Ratusan Orang Mengaku Jadi Korban

6 Maret 2026

Golkar NTT Umumkan Pengurus Baru 2025–2030, Targetkan Musda Kabupaten Rampung April

6 Maret 2026

Cerdas Digital Saja Tidak Cukup: Haruskah Psikologi Jadi Pelajaran Wajib di Sekolah?

6 Maret 2026

Rumah Harapan untuk Regina Uner di Cibal Barat Rampung 100 Persen

6 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.