Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Pilkada»Hendrik Tanoni dan Marthen Tualaka Puji Budaya Kritik Pemuda TTS
Pilkada

Hendrik Tanoni dan Marthen Tualaka Puji Budaya Kritik Pemuda TTS

By Redaksi12 Januari 20192 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Marthen Tualaka, anggota DPRD TTS dan Hendrik Tanoni, calon anggota DPRD Provinsi NTT dari Daerah Pemilihan (Dapil) VIII TTS pose bersama anggota Group Pemuda TTS, usai diskusi, Sabtu (12/01/2019) sore. (Foto: L.Ulan)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Soe, Vox NTT-Marthen Tualaka, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) dan Hendrik Tanoni, calon anggota DPRD Provinsi NTT dari Daerah Pemilihan (Dapil) VIII TTS memberi apresiasi atas budaya kritik yang selama ini dibangun anggota Group Media Sosial (Medsos) Pemuda TTS.

Demikian terungkap dalam acara salaman Natal dan Tahun Baru kedua politisi muda ini bersama para anggota Pemuda TTS, Sabtu (12/04/2019) sore.

Hendrik Tanoni pada kesempatan tersebut berharap budaya kritik yang selama ini dibangun terus dibangun karena merupakan bentuk dukungan terhadap berbagai isu pembangunan di Kabupaten TTS.

“Kalau kritik itu membangun atau konstruktif dan masih dalam tataran etika maka disitulah peran pemuda ikut membangun daerah TTS yang kita cintai ini,” papar Tanoni.

Dia juga berharap lewat pertemuan yang dilaksanakan akan berdampak tatkala Pemuda TTS menentukan sikap saat Pemilihan Presiden (Pilpres) maupun Pemilihan Legislatif (Pileg).

“Pemuda TTS memiliki peran penting dalam menentukan arah pembangunan TTS lewat momentum Pileg nanti. Oleh karena itu, saatnya pemuda menentukan sikap politik. Tentu kepada calon yang benar-benar berpihak kepada pembangunan masyarakat TTS,” harapnya.

Hal senada diungkapkan anggota DPRD TTS, Marthen Tualaka, bahwa Pemuda TTS perlu terjun ke dunia politik dan jangan alergi dengan yang namanya politik.

Budaya kritik terhadap kinerja pemerintah TTS, ujar Tualaka, merupakan sebuah tradisi intelektual pemuda sebagai agen pembaru bangsa.

“Pemuda harus kritis namun tentu tetap etis dan menjaga tata krama. Pemuda harus bangun optimisme untuk ikut terlibat politik. Supaya ikut mempengaruhi arah kebijakan menuju kemajuan di daerah,” ujar Marten Tualaka yang juga Ketua DPC Partai Hanura TTS ini.

Hadir puluhan anggota Group Pemuda TTS, diantaranya, Nani Naat, Mahrit Sakan, Maci Selan, Yuptan Banunaek, Misael Faot.

Penulis: L. Ulan

Editor: Irvan K

Pemuda TTS TTS
Previous ArticleBreaking News: Gempa Berkekuatan 5,1 SR Guncang Manggarai Barat
Next Article Gempa Susulan Kembali Terjadi di Manggarai Barat

Related Posts

Demokrat Kritik Bawaslu NTT Soal Pelanggaran Pemilu 2024

7 Maret 2026

Golkar NTT Umumkan Pengurus Baru 2025–2030, Targetkan Musda Kabupaten Rampung April

6 Maret 2026

PMKRI Ruteng Datangi Bawaslu Manggarai, Soroti Politik Uang hingga Hak Pilih Disabilitas

13 Februari 2026
Terkini

Surat Cinta untuk Mama

7 Maret 2026

Imigrasi Labuan Bajo Gelar Sosialisasi Bersama Desa Binaan di Kabupaten Manggarai, Cegah TPPO dan TPPM

7 Maret 2026

Demokrat Kritik Bawaslu NTT Soal Pelanggaran Pemilu 2024

7 Maret 2026

Cerpen: Mata Tua di Tubuh Bayi Bole Wote

6 Maret 2026

Tanah Ulayat, Identitas, dan Derita Sosial

6 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.