Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»Begini Penampakan Instalasi Pengolahan Air PDAM Ende Senilai Rp 22 Miliar
NTT NEWS

Begini Penampakan Instalasi Pengolahan Air PDAM Ende Senilai Rp 22 Miliar

By Redaksi25 Januari 20192 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Instalasi Pengolahan Air (IPA) PDAM Ende yang dibangun dengan dana APBN sebesar Rp 22 M sudah beroperasi (Foto: Ian Bala/Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ende, Vox NTT-Sistem Instalasi Pengolahan Air (IPA) pada Perusahan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Ende yang dibangun di Roworeke, Kecamatan Ende Timur dengan menggunakan dana APBN senilai Rp 22 Miliar kini sudah beroperasi. 

Hari ini, Jumat (25/01/2019), adalah hari pertama pengedaran air minum ke pelanggan setelah empat hari melakukan uji coba.

Pelaksana teknis, Nolaskus kepada VoxNtt.com menjelaskan, instalasi pengolahan air yang baru beroperasi ini memiliki beberapa kelebihan.

Kelebihan itu seperti sistem pengolahan keruhan air secara automatic, memiliki cadangan penyimpanan air, serta memiliki tingkat kekeruhan air melebihi standar kesehatan yakni 0,43 Nephelometric Turbidity Units (NTU).

IPA tersebut berkapasitas 40 liter per detik (Foto : Ian Bala/Vox NTT)

Ia menjelaskan, IPA tersebut berkapasitas 40 liter perdetik dengan tingkat proses koagulasi flokulasi atau pengaduk lambat 16 NTU.

Adapun beberapa tahap pengolahan kekeruhan air minum sebelum diedar.

Mulai dari proses flokulasi, sedimentasi pada kotak atau bak pengendapan hingga pada proses filtrasi.

Air diproses pada koagulasi flokulasi atau pengaduk lambat dengan tingkat kekeruhan 16 NTU (Foto : Ian Bala/Vox NTT)

Pada tahap filtrasi akan digunakan bahan kimia untuk memusnahkan bakteri air. Sehingga pada tahap ini, tingkat kekeruhan mencapai 6 NTU.

Kemudian air disalurkan ke reservoir atau bak penampung. Kekeruhan air pun menjadi 0,43 NTU.

“Artinya air sudah dapat dikonsumsi karena kadar kekeruhan sudah lebih kecil dari standar kesehatan,” kata dia.

Sementara pembuangan air kotor hasil dari filter akan terjadi setiap empat jam sekali. Pembuangan terjadi selama 30 detik ke bak penampung.

Dengan beberapa tahap tersebut, Nolaskus memastikan proses penyaluran air minum ke setiap pelanggan tidak akan terhambat.

Selain memiliki cadangan reservoir, pasokan listrik pun terjamin dengan disediakan mesin listrik di lokasi.

Ia menjelaskan, proses pengolahan air akan terus dilakukan. Sehingga, penyaluran air dijamin nyaman dan tidak memiliki kendala yang berarti.

 

Penulis: Ian Bala
Editor: Ardy Abba

Ende PDAM Ende
Previous ArticlePolres Manggarai: Dua Tahun Terakhir, Ada 49 Korban Tewas Akibat Laka Lantas
Next Article Belum Sebulan di Matim Ada 31 Pasien Didiagnosis DBD, Satu Meninggal

Related Posts

Nama Wakil Ketua DPRD NTT Dicatut dalam Dugaan Penipuan Lowongan Kerja, Ratusan Orang Mengaku Jadi Korban

6 Maret 2026

Gubernur NTT Buka Diskusi Nasib 9.000 PPPK di Ruang Publik

5 Maret 2026

Pemprov NTT Harus Lobi Pemerintah Pusat soal Nasib 9.000 PPPK

5 Maret 2026
Terkini

Pentingnya Pendidikan Karakter dalam Membentuk Generasi Remaja Berintegritas

7 Maret 2026

Tuhan sebagai Gembala dan Bapa Yang Penuh Belaskasih dan Mengampuni 

7 Maret 2026

Surat Cinta untuk Mama

7 Maret 2026

Imigrasi Labuan Bajo Gelar Sosialisasi Bersama Desa Binaan di Kabupaten Manggarai, Cegah TPPO dan TPPM

7 Maret 2026

Demokrat Kritik Bawaslu NTT Soal Pelanggaran Pemilu 2024

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.