Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HEADLINE»Satresnarkoba Polres Mabar Bekuk Pengguna Narkoba
HEADLINE

Satresnarkoba Polres Mabar Bekuk Pengguna Narkoba

By Redaksi1 Februari 20192 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Kapolres Manggarai Barat, AKBP Julisa Kusumowardono didampingi Kepala Satkresnarkoba Iptu Hajairin saat Conference Press, Jumat (1/2/2019)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Labuan Bajo, Vox NTT-Satuan Reserse Narkoba Polres Manggarai Barat (Mabar) NTT membekuk pelaku pengguna narkoba, Kamis (24/1/2019).

Pelaku berinisial LR (29) dibekuk Satresnarkoba di kamar kosnya di Gang Pengadilan, Desa Gorontalo, Kecamatan Komodo.

Dari tangan LR Polisi menyita 1 buah senter SWAT POLICE 5000W berwarna hitam, tempat  menyimpan 1 setengah pil warna hijau yang diduga Narkotika jenis ekstasi dan 1 buah pembungkus sabu-sabu yang sudah digunakan dan alat isap sabu-sabu berupa dot susu bayi.

Kapolres Manggarai Barat, AKBP Julisa Kusumowardono saat Conference Press, Jumat (1/2/2019), mengatakan tim Satresnarkoba yang dipimpin langsung oleh Kaur Binops Aiptu Nyoman Budiarta bersama 6 anggotanya membekuk LR di kamar kosnya Kamis (24/1/2019) pukul 02.00 dini hari.

“Saat dibekuk LR hanya sendiri di Kosnya,” ungkap Julisa.

LR, kata Julisa, dikenakan pasal 112 Ayat (1) sub pasal 127 Undang-undang RI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

Saat ini, kata Julisa, LR diancam hukuman pidana penjara paling singkat 4 tahun dan paling lama 12 tahun dan pidana denda paling sedikit Rp 800 juta dan paling banyak 8 Miliar.

Julisa menambahkan pihaknya akan terus mendalami dan menggali keterangan dari LR.

Hal ini, kata dia, agar bisa mengetahui mungkin masih ada pelaku lain selain LR.

 

Penulis: Sello Jome
Editor: Ardy Abba

Manggarai Barat Polres Mabar
Previous ArticleBupati Nagekeo: Pemimpin Harus Berani Ambil Risiko
Next Article Ucapan Natal dan Tahun Baru Kadis PK Matim, Tak Membuat Guru Bahagia

Related Posts

Satgas Pangan Sidak Pasar, Pastikan Stok Aman dan Harga Stabil di Labuan Bajo Jelang Idul Fitri

7 Maret 2026

Desa Golo Riwu Tetapkan APBDes Tahun Anggaran 2026, KMP dan MBG Jadi Fokus Utama

6 Maret 2026

RRI Labuan Bajo dan Plataran Komodo Gelar Donor Darah, Perkuat Aksi Kemanusiaan di Manggarai Barat

3 Maret 2026
Terkini

Satgas Pangan Sidak Pasar, Pastikan Stok Aman dan Harga Stabil di Labuan Bajo Jelang Idul Fitri

7 Maret 2026

Ketua PSSI Manggarai Barat Buka O2SN Gugus 04 Namo di Lembor Selatan

7 Maret 2026

Kisah Nangadhero, Desa Pesisir di Nagekeo Tempat Petani dan Nelayan Menjaga Harmoni

7 Maret 2026

Pentingnya Pendidikan Karakter dalam Membentuk Generasi Remaja Berintegritas

7 Maret 2026

Tuhan sebagai Gembala dan Bapa Yang Penuh Belaskasih dan Mengampuni 

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.