Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Bupati Nagekeo: Pemimpin Harus Berani Ambil Risiko
Regional NTT

Bupati Nagekeo: Pemimpin Harus Berani Ambil Risiko

By Redaksi1 Februari 20192 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Bupati Nagekeo, Johanes Don Bosco Do saat memantau pemasangan profil tank berisi air minum oleh BLUD SPAM Nagekeo yang terletak di Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Foto: Arkadius Togo/Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Mbay, Vox NTT- Bupati Nagekeo, Johanes Don Bosco Do mengatakan, menjadi pemimpin harus berani dan tidak perlu takut mengambil risiko demi menyejahterakan masyarakat.

Hal itu dikatakan Bupati Don saat melantik kepala desa Utetoto Atanasius Harpenas dan kepala Desa Nataute Timoteus Negha di Kecamatan Nangaroro, Kamis (31/1/2019).

Ia menambahkan, pemimpin harus menjadi orang yang mampu memberikan pengaruh dan memberikan contoh kepada masyarakat.

Pemimpin juga harus bisa mengubah individu demi meningkatkan dirinya. Karena itu, dalam diri pemimpin membutuhkan ketegasan.

“Kalau ada yang mencibir mereka, tutup telinga yang terpenting bagi kita adalah kerja untuk kemajuan masyarakat,” katanya.

Bupati Don melanjutkan, seorang pemimpin itu tidur lebih lama di malam hari dan bangun lebih cepat di pagi hari.

“Tantangan bupati dan kades bagaimana melawan penyakit sosial masyarakat dan memerangi kemiskinan,” tegasnya.

Harus Ikuti Jejak Pendahulu

Bupati Don dalam kesempatan tersebut juga mengatakan, para kades terpilih harus mengikuti jejak para pendahulu yang bekerja dengan penuh tanggung jawab. Bekerja tanpa uang, namun bisa melaksanakannya.

Ia juga mengajak para pemuda di wilayah desa Utetoto dan Nataute yang kadesnya baru dilantik itu agar bersama-sama memerangi penyakit sosial masyarakat di antaranya perjudian, korupsi dan perselingkuhan.

Menurut Bupati Don, tindakan-tindakan ini merupakan penyakit sosial. Karena itu perlu dibasmi dengan cara sosial atau bersama-sama.

 

Penulis: Arkadius Togo
Editor: Ardy Abba

Nagekeo
Previous ArticleDicabut dari Bosda, Guru Minta Bantuan Bupati Matim
Next Article Satresnarkoba Polres Mabar Bekuk Pengguna Narkoba

Related Posts

Nyawa Samsia Cora Diduga Direnggut Hoaks Terstruktur dan Berskala Masif

27 Agustus 2026

Keluarga Jakob Nuwa Wea Salurkan Rp1 Miliar untuk Korban Gempa Nagekeo

23 Agustus 2026

Pengungsi Gempa Nagekeo Keluhkan Kesenjangan Bantuan, Pemkab Diminta Evaluasi Penanganan

23 Agustus 2026
Terkini

Kekerasan Seksual Anak di Sumba Timur: Rumah Tak Lagi Aman

2 September 2026

Gunung Anak Ranaka Naik ke Level Waspada, Warga Diminta Menjauh Satu Kilometer

2 September 2026

Aktivitas Gunung Api Anak Ranaka Meningkat, PVMBG Naikkan Status ke Level Waspada

2 September 2026

Ibu Hamil Meninggal Usai Jalani Operasi Caesar di RSUD Borong, Keluarga Soroti Penanganan Medis

1 September 2026

JPIC OFM Indonesia Bawa Misi “Tembus Pelosok” Salurkan Bantuan Pascagempa Flores

1 September 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.