Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Kelompok Pemuda di Kefamenanu Tanam Pohon di Lokasi Longsor
Regional NTT

Kelompok Pemuda di Kefamenanu Tanam Pohon di Lokasi Longsor

By Redaksi10 Februari 20192 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Kelompok pemuda di KM 5, Kelurahan Maubeli sementara menanam bambu di lokasi longsor, Minggu, 10 Februari 2019(Foto: Eman Tabean/Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kefamenanu,Vox NTT-Kelompok pemuda yang berdomisili di KM 5, Kelurahan Maubeli, Kecamatan Kota Kefamenanu, Kabupaten TTU menggelar aksi reboisasi di lokasi longsor, Minggu (10/02/2019).

Itu tepatnya di lokasi tanah longsor yang terletak di bantaran Kali Maubeli. Di titik ini sering terjadi bencana tanah longsor setiap tahunnya.

Pantauan VoxNtt.com, kelompok pemuda yang berjumlah kurang lebih 20 orang itu menanam bambu dan mahoni.

Octanovia Malafu salah satu pemudi yang turut terlibat aktif dalam aksi penghijauan tersebut saat diwawancarai VoxNtt.com menjelaskan, kegiatan ini digelar guna menyambut momen hari valentine.

Menurutnya, selama ini hari kasih sayang hanya dilakukan dengan berbagi kasih antar sesama manusia.

Saat ini pihaknya ingin membuat sebuah perubahan baru dengan berbagi kasih bersama lingkungan sekitar.

“Selama ini orang berbagi kasih hanya dengan sesama manusia, kali ini kami coba membuat sesuatu yang berbeda, kami ingin berbagi kasih sayang  juga dengan alam sekitar kami,” tutur Octanovia.

Octanovia pada kesempatan itu juga menuturkan,lokasi penanaman poho rawan terjadi bencana tanah longsor.

Sehingga ia berharap Pemkab TTU bisa ‘turun tangan’ untuk memperbaiki bronjong yang sudah roboh beberapa waktu lalu.

“Ini daerah rawan longsor jadi kami minta pemerintah tolong perbaiki bronjong yang sudah roboh ini biar longsor jangan terus kikis tanah di sekitar sini,” pintanya.

 

Penulis: Eman Tabean
Editor: Ardy Abba

TTU
Previous ArticleTertimbun Longsor, Warga Lelak Tewas
Next Article Omnepotens

Related Posts

SMAN 3 Cibal Semarakkan Hari Pramuka ke-65 dengan Perkemahan dan Beragam Lomba

14 Agustus 2026

Jalan Tani di Compang Dalo Diblokade Brimob, Lahan Diklaim Aset Polri

14 Agustus 2026

DPRD Manggarai Tinjau TPA Ncolang, Minta Pemkab Siapkan Dana Taktis untuk Tangani Keluhan Sampah

13 Agustus 2026
Terkini

Ibu Hamil Meninggal Usai Jalani Operasi Caesar di RSUD Borong, Keluarga Soroti Penanganan Medis

1 September 2026

JPIC OFM Indonesia Bawa Misi “Tembus Pelosok” Salurkan Bantuan Pascagempa Flores

1 September 2026

SBD Peduli Flores: Merawat Persaudaraan di Tengah Duka

1 September 2026

Membangun Ekosistem Sepak Bola Indonesia: Dari Pembinaan Usia Dini menuju Prestasi Dunia

1 September 2026

Paulina Jau Meninggal Usai Gempa Susulan M 6,0 di Manggarai Timur

1 September 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.