Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HEADLINE»Benarkah Pedagang Ikan di Labuan Bajo Mengusir Sandi? Begini Ceritanya
HEADLINE

Benarkah Pedagang Ikan di Labuan Bajo Mengusir Sandi? Begini Ceritanya

By Redaksi26 Februari 20192 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Sandiaga Uno saat berdialog dengan penjual ikan di Labuan Bajo, Manggarai Barat, NTT (Foto: Selo/VoxNtt.com)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Labuan Bajo, Vox NTT- Video pengusiran Cawapres nomor urut 2, Sandiaga Salahudin Uno oleh penjual ikan di Labuan Bajo, Manggarai Barat, NTT, tengah viral di media sosial terutama Facebook.

Dalam video pendek berdurasi 20 detik tersebut, Sandi yang sudah berdialog bersama pedagang ikan ingin meladeni para wartawan untuk diwawancara. Tiba-tiba seorang pedagang ikan bernama Kornelis mengamuk dan marah-marah kepada orang yang berkerumun di sekeliling jualannya.

Bagaimana peristiwa yang sebenarnya?

Tempat jualan ikan milik Kornelis merupakan titik terakhir yang disinggahi Sandi setelah berkeliling menyapa para penjual ikan di Pasar TPI Baru Labuan Bajo.

Usai berdialog, Sandiaga hendak meladeni wartawan yang hendak mewawancarai dirinya.

Saat wawancara sedang dimulai, ada warga yang menginjak lapak jualan Kornelis.

Kornelis yang saat itu berada di luar lapak tiba-tiba masuk dan langsung memarahi seorang warga yang naik di atas lapaknya.

“Jangan injak di atas oe, jangan injak di atas, orang mau datang belanja di sini,” demikian teriak Kornelis.

Amukan amarah Kornelis sempat membuat Sandi terlihat kikuk di hadapan wartawan.

Melihat hal ini, salah seorang perempuan langsung mendekati Kornelis untuk menenangkannya.

Meskipun Kornelis marah-marah, Sandiaga tetap berusaha tenang dan meladeni wartawan untuk memberikan keterangan.

Usai Sandiaga pergi meninggalkan Pasar TPI Baru, VoxNtt.com berhasil menemui Kornelis.

Kepada para awak media Kornelis mengungkapkan, dirinya tidak mengusir Sandiaga. Dia hanya meminta warga yang berkerumun sekitar lapaknya untuk tidak menghalangi orang yang ingin berbelanja.

Untuk diketahui, Sandiaga Salahudin Uno mengunjungi Labuan Bajo, Manggarai Barat (Mabar) Nusa Tenggara Timur pada Selasa (26/2/2019).

Kedatangan Sandiaga di Labuan Bajo merupakan tempat kedua dalam kunjungannya ke Flores setelah Maumere.

Sandiaga tiba di Bandara Komodo pukul 08.30 Wita diterima dengan acara adat Manggarai dan langsung mengunjungi pasar Batu Cermin.

Sandiaga Uno saat mengunjungi tokoh agama di Labuan Bajo, NTT

Kunjungan Sandiaga di Labuan Bajo kali ini untuk blusukan ke pasar-pasar dan berdialog dengan tokoh agama di Labuan Bajo.

Usai mengunjungi pasar Batu Cermin Sandiaga langsung mengunjungi Pasar TPI Baru Labuan Bajo.

Di sana, Sandiaga menyambangi para pedagang ikan dan berdialog dengan mereka.

Sandiaga mengaku senang karena mendapatkan pedagang ikan dapat berjualan di TPI yang tertata rapi dan bersih. Sandiaga juga senang bisa berkunjung ke Labuan Bajo.

“Potensi di Flores sangat luar biasa,” ungkap Sandiaga.

Penulis: Sello Jome

Editor: Irvan K

Manggarai Barat Sandiaga Uno
Previous ArticleTentara Manunggal Membangun Desa Siap Buka Keterisolasian TTU
Next Article Soal Mobil Dinas, Bupati Epy: Pejabat Harus Tahu Malu dan Tiru Mantan Bupati Mella

Related Posts

Desa Golo Riwu Tetapkan APBDes Tahun Anggaran 2026, KMP dan MBG Jadi Fokus Utama

6 Maret 2026

Nama Wakil Ketua DPRD NTT Dicatut dalam Dugaan Penipuan Lowongan Kerja, Ratusan Orang Mengaku Jadi Korban

6 Maret 2026

Gubernur NTT Buka Diskusi Nasib 9.000 PPPK di Ruang Publik

5 Maret 2026
Terkini

Cerpen: Mata Tua di Tubuh Bayi Bole Wote

6 Maret 2026

Tanah Ulayat, Identitas, dan Derita Sosial

6 Maret 2026

Desa Golo Riwu Tetapkan APBDes Tahun Anggaran 2026, KMP dan MBG Jadi Fokus Utama

6 Maret 2026

Rote Ndao Siap Jadi Tuan Rumah Selancar Ombak PON 2028

6 Maret 2026

Polres Manggarai Limpahkan Dua Tersangka Kasus Narkotika ke Kejaksaan

6 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.