Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»Banjir dan Longsor Landa Mabar, Bupati Dula Tetapkan Status Darurat Bencana Alam
NTT NEWS

Banjir dan Longsor Landa Mabar, Bupati Dula Tetapkan Status Darurat Bencana Alam

By Redaksi9 Maret 20192 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Salah satu titik longsor yang menutup badan jalan Ruteng-Labuan Bajo (Foto: Sello Jome/ Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Labuan Bajo, Vox NTT- Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat (Pemkab Mabar) merespon cepat menyikapi bencana banjir dan longsor yang melanda kabupaten itu pada Kamis, 7 Maret 2019.

Bupati Mabar, Agustinus Ch Dula langsung menerbitkan Surat Keputusan (SK) tentang kondisi Mabar dalam keadaan darurat bencana alam.

Dula mengungkapkan rasa keprihatinan mendalam kepada warga Mabar yang menjadi korban bencana alam banjir dan tanah longsor.

“Saya turut berduka cita yang mendalam atas warga Mabar yang meninggal akibat dari bencana alam tanggal 7 Maret 2019. Semoga jiwa mereka beristirahat dengan damai dalam rumah Bapa di Surga,” tandasnya kepada VoxNtt.com, Jumat (8/3/2019)

Bencana alam yang tejadi, ungkap Dula, tidak bisa diprediksi sebelumnya.

Bencana kali ini, lanjutnya, benar-benar menghancurkan kehidupan warga di sejumlah tempat di Mabar.

Ia mengisahkan tanggal 6 Maret malam hujan tidak pernah berhenti sampai pagi.

Akibatnya, banjir melanda rumah-rumah, sawah, kebun, dan tanaman lainnya termasuk hewan peliharaan. Belum lagi ada tanah longsor.

“Peristiwa ini benar-benar menghancurkan kehidupan warga. Kepada seluruh warga, kami minta untuk tetap tabah menerima cobaan ini,”ungkap Dula.

Selain itu, kata Dula, terkait penanganan atas bencana ini, diakuinya pemerintah bersama instansi terkait terus melakukan pendataan sekaligus memberikan bantuan berupa logistik, kebutuhan lainnya, serta pengobatan dan makanan kepada warga yang terkena dampak.

“Khusus untuk warga yang mengungsi, ditempatkan di penampungan sementara yaitu di Kantor Bupati, Polres Mabar dan SAR,” ujarnya

Ia menjelaskan, sudah ada posko penanganan dengan tugas dan tanggung jawab yang pasti dan jelas. Hal itu agar semua penanganan berjalan baik.

Dula menambahkan, pihaknya sudah membuatkan pernyataan bencana alam melalui BPBD yang ditandatangani oleh dirinya sendiri. Sekaligus SK Bupati tentang kondisi Mabar dalam keadaan darurat.

Penulis: Sello Jome
Editor: Ardy Abba

Bencana NTT Manggarai Barat
Previous ArticleGive Cleanliness Education, GMPS Held a Radio Talk Show at the Ruteng Market
Next Article Bencana Longsor Landa Manggarai Barat

Related Posts

Desa Golo Riwu Tetapkan APBDes Tahun Anggaran 2026, KMP dan MBG Jadi Fokus Utama

6 Maret 2026

Nama Wakil Ketua DPRD NTT Dicatut dalam Dugaan Penipuan Lowongan Kerja, Ratusan Orang Mengaku Jadi Korban

6 Maret 2026

Gubernur NTT Buka Diskusi Nasib 9.000 PPPK di Ruang Publik

5 Maret 2026
Terkini

Imigrasi Labuan Bajo Gelar Sosialisasi Bersama Desa Binaan di Kabupaten Manggarai, Cegah TPPO dan TPPM

7 Maret 2026

Demokrat Kritik Bawaslu NTT Soal Pelanggaran Pemilu 2024

7 Maret 2026

Cerpen: Mata Tua di Tubuh Bayi Bole Wote

6 Maret 2026

Tanah Ulayat, Identitas, dan Derita Sosial

6 Maret 2026

Desa Golo Riwu Tetapkan APBDes Tahun Anggaran 2026, KMP dan MBG Jadi Fokus Utama

6 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.