Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»Bonjer: Umur Ekonomis Jalan Lapen Cuman 2 Tahun
NTT NEWS

Bonjer: Umur Ekonomis Jalan Lapen Cuman 2 Tahun

By Redaksi14 Maret 20192 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Anggota DPRD NTT dari Partai Demokrat, Bonefasius Jebarus (baju biru pada meja bagian tengah didampingi Wakil Bupati Matim, Stefanus Jaghur) sedang mensosialisasi. Perda NTT. (Foto: Humas dan Protokol Kabupaten Matim).
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, Vox NTT-Anggota DPRD Provinsi NTT dari Partai Demokrat, Bonefasius Jebarus, mengatakan umur ekonomis jalan lapen hanya dua tahun.

Bonjer, demikian ia disapa, menyampaikan hal itu saat mensosialisasi Peraturan Paerah (Perda), Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Sosialisasi peraturan daerah (Perda) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) Nomor 3 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Keolahragaan dan Membahas paket sebaran program kegiatan APBD NTT tahun anggaran 2019, di ruang rapat Bupati Manggarai Timur (Matim), Rabu (13/3/2019).

“Saya jelaskan kepada seluruh tokoh masyarakat jangan salahkan pemerintah, jangan salahkan kontraktor, karena anggaran lapen umur ekonomisnya cuman dua tahun,” kata Bonjer

Dikatakannya, Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTT, memasukkan Kabupaten Matim menjadi empat daerah prioritas penanganan jalan provinsi. Sehingga dana yang didapatkan oleh Kabupaten Matim, Rp.42 miliar. Semuanya hanya diperuntukan bagi jalan provinsi.

Dia menjelaskan, angka yang fantastis itu akan di agi dalam dua segmen. Segmen satu hotmix sepanjang lima kilometer (5 km) dan segmen dua, 12 km terdiri dari dua km hotmix dan 10 km sirtu.

“Dan itu lebih berkualitas ketimbang lapen biasa,” tegasnya.

Lanjut Bonjer, untuk membangun satu kilo meter jalan provinsi membutuhkan dana Rp.3.097.000.000.

Dikatakannya, selama ini masyarakat pada umumnya terjebak dalam perbandingan yang tidak logis. Kemudian, itu dipakai untuk menilai orang.

Kata dia, membandingkan jalan provinsi dengan jalan kabupaten bahkan jalan nasional itu tidak logis. Sebab keduanya, tidak sama. Ketidaksamaan itulah, kata dia, sehingga yang muncul lebih banyak caci maki.

Untuk 1 (satu) km jalan nasional, anggaraanya Rp.7 M, jika dibandingkan dengan jalan lapen yang anggrannya Rp.400-500 juta.

“Yang salah adalah orang yang menilai, karena tidak singkron,” tandasnya.

Bonjer menambahkan, pembangunan infrastrukstur jalan di wilayah Kabupaten Matim tidak semudah apa yang dipikirkan.

“Butuh kerja sama antarpihak terkait. Karena pada intinya, kita harus saling mendukung dan kerja sama yang solid,” tukasnya.

Pada tempat yang sama juga, Bonjer menjelaskan, Pemperov sudah sepakati di badan anggaran untuk siap membiayai tenaga pengajar komite yang ada tingkat SMA dan SMK.

Lanjut Bonjer, hororium guru komite di sekolah negeri maupun swasta akan mendekati UMP yakni sebesar Rp.1.200.000.

Kata dia, kalau guru komite yang digaji Rp.5000.000 maka dari provinsi sebesar Rp.700.000 dan ini sudah menjadi kebijakkan Pemprov.

Oleh karena itu, dirinya meminta bantuan Wakil Bupati Matim, Stefanus Jaghur dan Kepala Dinas PK untuk membantu pengawasan guru-guru komite yang ada di SMA dan SMK.

“Untuk itu, kita saling bekerja sama supaya bisa melancarkan semua urusan itu dengan baik,” tukasnya.

Penulis: Sandy Hayon

Editor: Boni J

Boni Jebarus Jalan Provinsi Manggarai Timur
Previous ArticleTerminal Haumeni Soe Jadi Arena Futsal, Kadisperhub: Itu Aset Provinsi
Next Article BBM di Labuan Bajo Masih Dipasok dari Bima

Related Posts

Nama Wakil Ketua DPRD NTT Dicatut dalam Dugaan Penipuan Lowongan Kerja, Ratusan Orang Mengaku Jadi Korban

6 Maret 2026

Rumah Harapan untuk Regina Uner di Cibal Barat Rampung 100 Persen

6 Maret 2026

Gubernur NTT Buka Diskusi Nasib 9.000 PPPK di Ruang Publik

5 Maret 2026
Terkini

Cerpen: Mata Tua di Tubuh Bayi Bole Wote

6 Maret 2026

Tanah Ulayat, Identitas, dan Derita Sosial

6 Maret 2026

Desa Golo Riwu Tetapkan APBDes Tahun Anggaran 2026, KMP dan MBG Jadi Fokus Utama

6 Maret 2026

Rote Ndao Siap Jadi Tuan Rumah Selancar Ombak PON 2028

6 Maret 2026

Polres Manggarai Limpahkan Dua Tersangka Kasus Narkotika ke Kejaksaan

6 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.