Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»Omega Tahun Dinilai Ngawur Sikapi Kunker HH di TTS
NTT NEWS

Omega Tahun Dinilai Ngawur Sikapi Kunker HH di TTS

By Redaksi27 Maret 20192 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Herman Hery Anggota DPR RI usai melakukan pertemuan bersama masyarakat wilayah Amanatun di Boking, Sabtu (23/03/2019) sore (Foto: F. Ulan/ Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Soe,Vox NTT-Kunjungan kerja anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Herman Heri atau biasa disapa HH di Boking, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Sabtu (23/03/2019) mengundang pro dan kontra.

Aprianus Yunus Benu, pemuda Amanatun yang merupakan inisiator kunker HH, angkat bicara, menanggapi polemik yang terjadi.

Saat menghubungi VoxNtt.com, Selasa (26/03/2019), Yunus Benu, mengatakan, pernyataan-pernyataan Omega Tahun di media massa maupun medsos yang mewakili warga Amanatun di Jakarta adalah ngawur.

Bagaimana tidak? Menurut Benu, Omega Tahun, sama sekali tidak tahu menahu kondisi masyarakat di Amanatun yang hingga saat ini menginginkan agar wilayah Amanatun bisa dimekarkan.

Benu juga menilai, Omega Tahun tidak bisa membedakan apa itu kunjungan kerja (kunker) dan kampanye.

Baca: Herman Herry: Pemekaran Amanatun Bisa Bulan Depan, Tergantung Presiden

“Pak HH datang sebagai anggota DPR RI karena kami Pemuda Amanatun yang minta supaya membantu. Karena bagi kami Pemuda Amanatun, Kabupaten Malaka itu mekar karena ada andil besar Pak HH,” ujar Benu.

Bahkan menurut Benu, masyarakat yang hadir di antaranya banyak juga adalah caleg dari partai lain, namun meninggalkan atribut partai untuk duduk bicara soal perjuangan pemekaran Amanatun sebagai kabupaten.

“Pak HH juga meninggalkan atribut partai ingin mendengar aspirasi masyarakat. Ini yang harus dipahami. Jangan lagi kita terjemahkan yang tidak benar. Pak HH itu mau membantu masyarakat,” tandasnya.

Aprianus Benu juga menilai apa yang ditulis media VoxNtt.com adalah sesuai rekaman.

“Saya juga rekam bahwa benar Pak HH bilang bahwa jangan satu tahun, bulan depan juga bisa asal saja Presiden RI setuju. Hanya saja, Omega Tahun yang menerjemahkannya berlebihan,” papar Benu.

Sebagaimana diberitakan VoxNtt.com, Sabtu (23/03/2019) sore, ribuan masyarakat bersama tokoh masyarakat se-wilayah Amanatun melakukan tatap muka bersama anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Herman Hery.

Tatap muka yang dilaksanakan di Boking, ini merupakan rangkaian dari kunjungan kerja (kunker) Herman Hery sebagai anggota DPR RI.

Diwawancarai terkait wacana pemekaran Kabupaten Amanatun, HH mengatakan, pemekaran Amanatun sebagai kabupaten merupakan aspirasi sekaligus hak dari masyarakat Amanatun sebagai bagian dari NKRI.

Oleh karena itu, sebagai anggota DPR RI, dia akan melaporkan hal ini kepada Presiden RI, Joko Widodo.

“Pemekaran kabupaten Amanatun jangankan satu tahun. Bulan depan pun bisa mekar. Namun, semuanya tergantung Presiden RI, Bapak Jokowi. Sebagai anggota DPR RI dari PDI Perjuangan, partai pengusung utama Jokowi, saya ikut memperjuangkan DOB Amanatun,” tandasnya.

Penulis: L. Ulan

Editor: Boni J

Amanatun Herman Heri TTS
Previous ArticleCara Unik Kaum Milenial di Matim Tolak Politik Uang
Next Article Kunjungi Malaka, Laiskodat: Garam adalah Emas Putih bagi NTT

Related Posts

Nama Wakil Ketua DPRD NTT Dicatut dalam Dugaan Penipuan Lowongan Kerja, Ratusan Orang Mengaku Jadi Korban

6 Maret 2026

Gubernur NTT Buka Diskusi Nasib 9.000 PPPK di Ruang Publik

5 Maret 2026

Pemprov NTT Harus Lobi Pemerintah Pusat soal Nasib 9.000 PPPK

5 Maret 2026
Terkini

Cerpen: Mata Tua di Tubuh Bayi Bole Wote

6 Maret 2026

Tanah Ulayat, Identitas, dan Derita Sosial

6 Maret 2026

Desa Golo Riwu Tetapkan APBDes Tahun Anggaran 2026, KMP dan MBG Jadi Fokus Utama

6 Maret 2026

Rote Ndao Siap Jadi Tuan Rumah Selancar Ombak PON 2028

6 Maret 2026

Polres Manggarai Limpahkan Dua Tersangka Kasus Narkotika ke Kejaksaan

6 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.