Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»Longsor Tutup Sungai Wae Togong, Pemkab Matim Imbau Warga Necak Waspada
NTT NEWS

Longsor Tutup Sungai Wae Togong, Pemkab Matim Imbau Warga Necak Waspada

By Redaksi19 April 20192 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Longsor hebat di Bea Dolor Desa Compang Necak menutupi sungai Wae Togong (Foto: Dok. BPBD Matim)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, Vox NTT-Pemerintah Kabupaten Manggarai Timur (Matim) menghimbau masyarakat Kampung Necak, Desa Compang Necak, Kecamatan Lamba Leda untuk tetap berwaspada akan bencana longsor di Bea Dolor.

Longsor yang berlokasi di dekat Kampung Necak tersebut hingga kini sudah menutup aliran air di sungai Wae Togong.

Baca Juga: Longsor Hebat di Necak Tutup Sungai Wae Togong

Kasubag Humas dan Protokol Pemkab Matim, Agus Suparatman meminta masyarakat berhati-hati dan meningkatkan kewaspadaan terhadap situasi dan kondisi di masing-masing lingkungan tempat tinggal, saat cuaca sedang tidak baik.

Selain itu, kata dia, bila cuacanya sangat ekstrim dan berpotensi bencana, Agus meminta warga agar segera mengungsi ke tempat yang lebih aman. Hal itu agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

Dikatakannya, Bupati Matim Agas Andreas melalui Camat Lamba Leda Aleksius Rahman sudah melakukan pemanntauan lokasi.

“Hal ini juga sudah disampaikan langsung oleh camat kepada warga di sana (Kampung Necak),” kata Agus melalui pesan tertulis yang diterima VoxNtt.com, Jumat (19/04/2019).

“Sejauh ini korban jiwa tidak ada. Korban lain seperti sektor pertanian, dan lain-lain belum rampung pendataannya, kami masih tunggu laporan camat dan BPBD Matim,” sambungnya.

Terpisah, Kepala BPBD Matim Antonius Dergong, mengaku pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan pihak terkait.

Terutama kata dia, camat dan kepala desa di bantaran sungai Wae Togong agar memberikan informasi atau peringatan dini kepada masyarakat di kiri dan kanan sungai.

Imbauan tersebut agar warga tetap waspada dan menghindari bencana banjir bandang. Apalagi longsor di Bea Dolor itu sudah menutup arus air di sungai Wae Togong.

“Kami sudah koordinasi dengan Camat Lamba Leda dan Camat Sambi Rampas terkait bencana longsor tersebut,” ujar Dergong kepada VoxNtt.com, Jumat (18/04/2019).

Penulis: Sandy Hayon
Editor: Ardy Abba

Bencana NTT BPBD Matim Longsor Necak
Previous ArticleLongsor Hebat di Necak Tutup Sungai Wae Togong
Next Article Baca Berita Hari Ini?

Related Posts

Nama Wakil Ketua DPRD NTT Dicatut dalam Dugaan Penipuan Lowongan Kerja, Ratusan Orang Mengaku Jadi Korban

6 Maret 2026

Gubernur NTT Buka Diskusi Nasib 9.000 PPPK di Ruang Publik

5 Maret 2026

Pemprov NTT Harus Lobi Pemerintah Pusat soal Nasib 9.000 PPPK

5 Maret 2026
Terkini

Pengkab Taekwondo Sumba Barat Daya Dukung Ridwan Angsar Jadi Ketua Pengprov TI NTT

6 Maret 2026

Nama Wakil Ketua DPRD NTT Dicatut dalam Dugaan Penipuan Lowongan Kerja, Ratusan Orang Mengaku Jadi Korban

6 Maret 2026

Golkar NTT Umumkan Pengurus Baru 2025–2030, Targetkan Musda Kabupaten Rampung April

6 Maret 2026

Cerdas Digital Saja Tidak Cukup: Haruskah Psikologi Jadi Pelajaran Wajib di Sekolah?

6 Maret 2026

Rumah Harapan untuk Regina Uner di Cibal Barat Rampung 100 Persen

6 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.