Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Human Trafficking NTT»Satgas Human Trafficking Amankan Dua Calo CTKI di Bandara El Tari
Human Trafficking NTT

Satgas Human Trafficking Amankan Dua Calo CTKI di Bandara El Tari

By Redaksi6 Mei 20193 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Calo CTKI ilegal, Filmon Sofyan Tlonaen dan Ariruan Sonbai saat diinterogasi oleh Satgas Human Trafficking di Posko Satgas di Bandara El Tari Kupang. (Foto: ISt).
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kupang, Vox NTT-Dua calo yang merekrut Tenaga Kerja Indonesia (TKI) ilegal asal NTT tujuan Malaysia diamankan Satgas TKI di Bandara El Tari Kupang, Minggu 05 Mei 2019.

Keduanya adalah  Filmon Sofyan Tlonaen (41) asal Kolbano, berdomisili di Jln Garuda No.06 Mesgia, RT/RW:006/003, Kelurahan Penfui, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang dan Arituan Sonbai, asal Dusun II, RT/RW:  010/005,  Desa Oelnunu, Kecamatan Polen, Kabuoaten  TTS.

“Saat diinterogasi, kedua perekrut mengaku bahwa kedua calon tenaga kerja, Dewantei Yunita Moris dan Eka Santi Lamenber, alamat Jl. Jurusan Bolok RT.005 RW 002, Kelurahan Alak, Kecamatan Alak, Kota Kupang yang pada intinya kedua perekrut mengku bahwa pada tanggl  09 April 2019, sekira pukul 15.00 Wita kedua korban diantar oleh Aldi Baun (Sopir Angkot Jurusan Kupang Noelbaki) dan Edison Bahan (Sopir angkot jurusan Kupang Noelbaki) ke Kos, lalu Aldi Baun dan Edison Bahan meminta bantuan untuk mengurus untuk keberangkatan ke Malaysia,” jelas Volkes Nanis, petugas Satgas Nakertrans.

Sementara itu, Rina Tumanggor, yang juga salah satu agen perekrut CTKI menghubungi Bos di Malaysia.

Bos di Malaysia menyampaikan jika dia juga mempunyai orang di Kupang atas nama Sofyan Tlonane, (pengurus), kemudian difasilitasi oleh Arituan Sonbai bersama dengan Rina Tumanggor bertemu di Walikota tepatnya samping Kantor pengadilan.

“Rina Tumanggor menyampaikan ke saya (Filmon Sofyan Tlonaen) bahwa Pak Toyo di Batam mengirim tiket pesawat dua orang  Dewiantri Yunita Moris dan Eka Santi Lamen tujuan Batam,” ujar Volkes menirukan pengakual Filmon.

Filom demikian Volkes, print tiket di travel Oesapa samping BRI Oesapa. Kemudian, tanggal 13 April 2019 sekira pukul 20.00 Wita, Filmon menyerahkan tiket pesawat ke Rina Tumanggor di depan UNKRIS Kupang.

“Pada tanggl 13 April 2019 sekira pukul 15.00 Wita  Andi Baun mengantar kedua korban di tempat saya (Arituan Sonbai) dan menginap satu malam,” imbuhnya.

Lanjutnya, tanggal 14 April 2019 sekira pukul 04.00 Wita, kedua korban langsung ke Bandara diantar oleh Aldi Baun.

“Kedua korban berangkat  menggunakan maskapai Lion Air Jt 0691 pagi tujuan Batam.  Salah satu korban diketahui tidak mempunyai KTP,” jelas Volkes.

Kedua perekrut mengaku, mendapat Fee masing-masing  Rp7.000.000  dan Rp5. 000.000.

“Pesoalan tersebut terkuak atas laporan orang tua korban yang beralamat di Kelurahan Alak, RT.005 RW.002 Kecamatan Alak Kota Kupang,” cerita Volkes.

Setelah dilakukan Interogasi awal, kemudian kedua perekrut bersama orang tua korban didampingi tim Satgas TKI menuju Polda NTT untuk diserahkan guna proses hukum selanjutnya.

Baca:

  • Jelang Aksi ANti Human Trafficking, NTT Dikirimi Jenazah
  • Vivat: Bebasnya Majikan Adelina Tanda Kekalahan Negara Melawan Kejahatan

Penulis: Ronis Natom

Editor: Boni J

Human Trafficking Kabupaten Kupang Satgas HumanTrafficking
Previous ArticleKelelahan Kawal Pleno di Wewaria, Anggota Polres Ende Dilarikan ke IGD
Next Article Kodim 1618/TTU Mulai Bangun Los Pasar Kaubele

Related Posts

Nama Wakil Ketua DPRD NTT Dicatut dalam Dugaan Penipuan Lowongan Kerja, Ratusan Orang Mengaku Jadi Korban

6 Maret 2026

Jaringan Masyarakat Sipil Audiensi dengan Komisi V DPRD NTT Bahas Kasus Perdagangan Orang

5 Maret 2026

Gubernur NTT Buka Diskusi Nasib 9.000 PPPK di Ruang Publik

5 Maret 2026
Terkini

Cerpen: Mata Tua di Tubuh Bayi Bole Wote

6 Maret 2026

Tanah Ulayat, Identitas, dan Derita Sosial

6 Maret 2026

Desa Golo Riwu Tetapkan APBDes Tahun Anggaran 2026, KMP dan MBG Jadi Fokus Utama

6 Maret 2026

Rote Ndao Siap Jadi Tuan Rumah Selancar Ombak PON 2028

6 Maret 2026

Polres Manggarai Limpahkan Dua Tersangka Kasus Narkotika ke Kejaksaan

6 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.