Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»KESEHATAN»Badan POM Ende Awasi ‘Takjil’ Berbahaya di Pasar Mbongawani
KESEHATAN

Badan POM Ende Awasi ‘Takjil’ Berbahaya di Pasar Mbongawani

By Redaksi8 Mei 20192 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Petugas BPOM sedang melakukan uji coba produk takjil yang dipasarkan di Pasar Mbongawani Ende (Foto: Ian Bala/Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ende, Vox NTT-Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) melakukan operasi pengecekan takjil sebelum buka puasa di Pasar Mbongawani Ende, NTT, Selasa (07/05/2019) sore.

Kegiatan ini dilakukan guna mengawasi ada tidaknya penggunaan bahan kimia berbahaya dalam makanan.

“Kita awasi terutama bahan pangan karena pada Bulan Ramadhan ini permintaan cukup banyak. Jadi, ini hari pertama kita awasi produk takjil,” ungkap Kepala BPOM Ende, Tamrin Ismail di sela-sela operasi takjil di Kompleks Pasar Mbongawani.

Ia menegaskan, jajanan takjil yang dipasarkan dapat memberi jaminan dari bahan berbahaya. Produk takjil dapat dikonsumsi oleh masyarakat terutama umat muslim yang sedang menjalani puasa.

Tamrin menjelaskan, proses pengawasan terhadap produk takjil akan terus dilakukan pada hari-hari kedepan. Ini diantisipasi untuk menghidari hal-hal yang tidak diinginkan.

“Pengawasan yang sama juga akan kami lakukan di Nagekeo dan Ngada. Nah, kita berharap agar produk itu benar-benar dapat dikonsumsi oleh masyarakat,” katanya.

“Jadi ini khusus untuk takjil, jajanan ramadhan. Nanti produk lain akan kita lakukan operasi juga,” imbuh Tamrin.

Operasi takjil yang dilakukan ini atas kerja sama BPOM dan Pemkab Ende. Wakil Bupati Ende, H. Djafar Achmad pun turut melakukan pemeriksaan di lapangan.

Pengamatan VoxNtt.com, Wabup Djafar nampak mengunjungi dari lapak ke lapak. Ia terus mencari tahu produk makanan takjil yang dipasarkan oleh sejumlah pedagang.

“Ini dari bahan apa? Nanti kurangi pewarna ya. Berapa harganya,” tanya Djafar ke salah seorang pedagang di area parkiran Pasar Mbongawani.

Wakil Bupati Ende sedang melakukan operasi takjil di Pasar Mbongawani Ende, Selasa sore (Foto: Ian Bala/Vox NTT)

Kepada sejumlah awak media, Wabup Djafar menegaskan, pada prinsipnya pemerintah mendukung usaha-usaha masyarakat.

Namun, ia menegaskan agar produk takjil yang dipasarkan tidak menggunakan pewarna yang berlebihan. Kemudian dia berharap masyarakat untuk mengolah secara wajar dan tidak membahayakan para konsumen.

“Kita sangat antusias mendukung mereka menjual. Tapi tadi kita lihat ada yang menggunakan pewarna yang berlebihan. Boleh dibuat dengan pewarna tapi harus wajar, tidak berlebihan. Tapi kita lihat masih aman, masih bisa dikonsumsi,” kata Wabup Djafar.

Penulis: Ian Bala
Editor: Ardy Abba

BPOM Ende Ende
Previous ArticleRekapitulasi Suara Berjalan Aman, FKUB Mabar Beri Apresiasi
Next Article Kapolres Ende: Satu Anggota Kami Gugur Amankan Pemilu 2019

Related Posts

RSUD Aeramo Luncurkan Inovasi Layanan “Bahagia Kita”

4 Maret 2026

RRI Labuan Bajo dan Plataran Komodo Gelar Donor Darah, Perkuat Aksi Kemanusiaan di Manggarai Barat

3 Maret 2026

NTT Dapat 7 Dokter Spesialis di Batch Ketiga, Pemprov Siapkan Skema Penempatan dan Dukungan Pengabdian

27 Februari 2026
Terkini

Nama Wakil Ketua DPRD NTT Dicatut dalam Dugaan Penipuan Lowongan Kerja, Ratusan Orang Mengaku Jadi Korban

6 Maret 2026

Golkar NTT Umumkan Pengurus Baru 2025–2030, Targetkan Musda Kabupaten Rampung April

6 Maret 2026

Cerdas Digital Saja Tidak Cukup: Haruskah Psikologi Jadi Pelajaran Wajib di Sekolah?

6 Maret 2026

Rumah Harapan untuk Regina Uner di Cibal Barat Rampung 100 Persen

6 Maret 2026

Memburu “Hantu”, Memukul Manusia, dan Psikologi Sosial

6 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.