Mbay, VoxNTT.com – Manajemen RSUD Aeramo, Kabupaten Nagekeo, resmi meluncurkan inovasi layanan bertajuk “Bahagia Kita”, Rabu, 4 Maret 2026.
Program ini difokuskan untuk mengantar pasien pasca-rawat inap yang telah dinyatakan boleh pulang oleh dokter spesialis.
Peluncuran program berlangsung di pelataran RSUD Aeramo dan dihadiri langsung oleh Bupati Nagekeo, Simplisius Donatus.
“Bahagia Kita ini merupakan komitmen RSUD Aeramo dan Dinas Kesehatan untuk melayani pasien secara humanis,” ujar Simplisius dalam sambutannya.
Program ini menjadi salah satu terobosan baru dalam mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
Namun, layanan tersebut hanya diperuntukkan bagi pasien yang tidak memiliki kendaraan penjemput, dengan jangkauan maksimal 15 kilometer dari rumah sakit.

Inovasi ini merupakan bagian dari penyempurnaan sistem pelayanan berbasis patient centered care. Selain mendukung proses pemulihan pasien, layanan antar ini diharapkan dapat meringankan beban mereka yang mengalami kesulitan transportasi sepulang dari perawatan.
Direktur RSUD Aeramo, dr. Chandrawati Saragih, mengatakan layanan ini dibiayai sepenuhnya melalui dana CSR rumah sakit.
Ia menegaskan, ke depan cakupan layanan akan terus dikembangkan sesuai kemampuan pembiayaan.
“Target kami, secara bertahap layanan ini bisa menjangkau seluruh kecamatan di Kabupaten Nagekeo,” jelas Chandrawati.
Meski demikian, kebijakan pembatasan radius 15 kilometer menuai sorotan. Anggota DPRD Nagekeo, Odorikus Goa Owa, menilai kebijakan tersebut berpotensi menimbulkan kesan diskriminatif karena belum menjangkau seluruh wilayah kecamatan.
“Yang menjadi pertanyaan, bagaimana dengan masyarakat di luar radius 15 kilometer? Ini perlu dipikirkan bersama agar tidak terkesan diskriminatif,” tegas Odorikus saat mewakili pimpinan DPRD dalam sambutannya
Penulis: Patrianus Meo Djawa

