Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»VOX POPULI»VOX DESA»Kades Wae Mowol Tampik Korupsi Anggaran Pemberdayaan Masyarakat
VOX DESA

Kades Wae Mowol Tampik Korupsi Anggaran Pemberdayaan Masyarakat

By Redaksi12 Juli 20192 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Sekretaris Desa Wae Mowol, Maximus Jusman saat memberikan bantuan babi kepada masyarakat (Foto: Dok. Desa Wae Mowol)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Labuan Bajo, Vox NTT- Kepala Desa Wae Mowol, Kecamatan Lembor, Kabuapaten Manggarai Barat (Mabar), NTT, Florianus Hibur menampik telah melakukan korupsi pemberdayaan masyarakat.

“Tidak ada penyalahgunaan anggaran. Apalagi anggaran pemberdayaan masyarakat,” tegas Kades Florianus saat dihubungi VoxNtt.com, Kamis (11/07/2019).

Menurut dia, anggaran Rp 40.000.000 telah dianggarkan untuk membeli babi. Semuanya, kata dia, sudah diserahkan kepada masyarakat berupa babi.

Sebelumnya kata Florianus, tahap awal bantuan babi sudah diserahkan kepada masyarakat sejumlah 14 ekor dan langsung diserahkan oleh Sekretaris Desa Wae Mowol.

“Semuanya ada datanya, berita acara lengkap,” kata Florianus.

Terkait adanya bantuan yang berupa uang sejumlah Rp 750.000, Florianus menceritakan setiap penerima bantuan disatukan menjadi beberapa kelompok.

Pada saat itu, ungkap Florianus, kelompok di Dusun Golo Lajar yang diketuai oleh Marselinus Arjon, bersepakat bersama anggota kelompoknya untuk mencari ternak babi sendiri-sendiri setiap kepala keluarga.

Atas dasar itulah, lanjut dia, maka Pemerintah Desa Wae Mowol memberikan uang tunai kepada ketua kelompok ternak.

Kades Florianus menjelaskan, anggaran yang diberikan sesuai dengan estimasi anggaran yang ada di RABDes.

“Jadi semuanya jelas, jika ada yang bilang ada dugaan korupsi, itu semua tidak benar,” tampiknya.

Florianus juga mengajak masyarakat Desa Wae Mowol untuk bersama-sama mengawasi penggunaan anggaran dana desa.

Penulis: Sello Jome
Editor: Ardy Abba

Baca Juga: Kades Wae Mowol Diduga Korupsi Anggaran Pemberdayaan Masyarakat

Baca Juga: Sejak Dibangun, Warga Sebut Kantor Desa Wae Mowol Tidak Pernah Digunakan

Desa Wae Mowol Manggarai Barat
Previous ArticleWarga Desa Gunung Baru Keluhkan Pungutan Uang Rastra, BPD: Itu Salah Satu Poin Pengaduan Saya
Next Article Kasus Dugaan Pemukulan Siswi SD di Matim Belum Selesai, Orangtua Berharap Mukjizat Tuhan Berkarya

Related Posts

Menteri Transmigrasi RI Serahkan Bantuan Sembako untuk Masyarakat Translok di Manggarai Barat

4 Juni 2026

Pemkab Manggarai Barat Usulkan Satgas Perizinan untuk Perkuat Pengawasan Usaha

4 Juni 2026

Menteri Transmigrasi RI Tinjau Pembangunan Sanitasi dan Lokasi HPL di Manggarai Barat

4 Juni 2026
Terkini

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026

Peti Persembahan vs Peti Mati

6 Juni 2026

Jejak Skandal AKP Serfolus Tegu: Istri Simpanan, Dugaan Kekerasan hingga Laporan ke Propam

5 Juni 2026

Menteri Transmigrasi RI Serahkan Bantuan Sembako untuk Masyarakat Translok di Manggarai Barat

4 Juni 2026

Alarm dari Kupang: Reformasi Radikal Pengendalian PAD

4 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.