Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»DPRD Pertanyakan Kualitas Proyek Jalan di Mabar
Regional NTT

DPRD Pertanyakan Kualitas Proyek Jalan di Mabar

By Redaksi25 Juli 20192 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Sidang Paripurna Penyampaian Pemandangan Umum Fraksi Terhadap Nota Pengantar Keuangan Atas Pertangunggjawaban Anggaran pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Manggarai Barat Tahun Anggaran 2018, Rabu (24/7/2019). (Foto: Sello Jome/Vox NTT).
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Labuan Bajo, Vox NTT-Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Manggarai Barat (Mabar) mempertanyakan kualitas proyek pengerjaan jalan di Mabar.

Sidang Paripurna Penyampaian Pemandangan Umum Fraksi Terhadap Nota Pengantar Keuangan Atas Pertangunggjawaban Anggaran pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Manggarai Barat Tahun Anggaran 2018, dipimpin oleh Ketua DPRD Mabar, Blasius Jeramun.

Hadir dari Pemerintah, Wakil Bupati Mabar, Maria Geong dan sejumlah Kepala Dinas lingkup Pemerintahan Kabupaten Mabar.

Ketua Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Marselinus Jeramun, mempertanyakan kualitas proyek jalan Datak-Semang-Ndiuk.

“Jalan baru saja dikerjakan sudah banyak yang rusak, saya minta pemerintah perhatikan ini,” tegas Marselinus saat ditemui awak media usai sidang Paripurna

Menurut Marselinus, anggaran pengerjaan jalan diambil dari anggaran Bencana Alam APBN tahun 2016.

“Proyek jalan, namanya kalau tidak salah proyek jalan Datak-Semang-Ndiuk. Anggarannya itu 13,7 Miliar Rupiah. Baru saja dikerjakan tahun 2016. Tapi sekarang sudah rusak. Umur teknisnya tidak sampai 2 tahun,” jelas Marselinus.

Marselinus meminta, jika kontraktornya tidak becus bekerja. Pemerintah harus memutuskan kontrak kerjanya ke depan.

“Kalau tidak kerja benar, mending tidak usah. Putuskan saja kontrak kerjanya,” pinta Marselinus.

Senada dengan Marsel, Ketua DPRD Mabar, Blasius Jeramun juga geram dengan pengerjaan proyek jalan yang dilakukan oleh Kontraktor.

“Itu, yang jalan di Lancang itu baru selesai dikerjakan 2016. Sekarang perbaik lagi. Yang jelas sedikit itu kontraktor,” tegas Blasius.

Menurut Blasius, jika memang kontraktor mengerjakan proyek jalan asal-asal, Pemerintah harus bersuara.

Penulis: Sello Jome

Editor: Boni J

Blasius Jeramun Manggarai Barat Marselinus Jeramun
Previous ArticleSelamat Bertugas Ibu Emi, Lanjutkan Perjuangan!
Next Article Diduga Dipecat Sepihak, Guru Honor di Matim Adukan Kepseknya ke Dinas PK

Related Posts

Desa Golo Riwu Tetapkan APBDes Tahun Anggaran 2026, KMP dan MBG Jadi Fokus Utama

6 Maret 2026

Rumah Harapan untuk Regina Uner di Cibal Barat Rampung 100 Persen

6 Maret 2026

Perjuangan Mama Martina, Banting Tulang untuk Hidupi Keluarga sembari Rawat Suami Stroke

5 Maret 2026
Terkini

Cerpen: Mata Tua di Tubuh Bayi Bole Wote

6 Maret 2026

Tanah Ulayat, Identitas, dan Derita Sosial

6 Maret 2026

Desa Golo Riwu Tetapkan APBDes Tahun Anggaran 2026, KMP dan MBG Jadi Fokus Utama

6 Maret 2026

Rote Ndao Siap Jadi Tuan Rumah Selancar Ombak PON 2028

6 Maret 2026

Polres Manggarai Limpahkan Dua Tersangka Kasus Narkotika ke Kejaksaan

6 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.