Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»Tekan Stunting, Kemkominfo Rangkul Generasi Muda Mabar Melalui Genbest
NTT NEWS

Tekan Stunting, Kemkominfo Rangkul Generasi Muda Mabar Melalui Genbest

By Redaksi25 Juli 20192 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Kepala Sub Direktorat Informasi dan Komunikasi Sosial, Direktorat Informasi dan Komunikasi Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Sarjono, saat memberikan sambutan dalam Forum Sosialisasi Genbest. (Foto: Sello Jome).
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Labuan Bajo, Vox NTT- Kementerian Komunikasi dan Informasi RI rangkul generasi muda untuk turunkan stunting melalui forum sosialisasi Generasi Bersih dan Sehat (Genbest) di Labuan Bajo, Manggarai Barat (Mabar), Kamis (25/7/2019).

Kegiatan yang berlangsung di Aula Kampus Politeknik El Bajo Commodus Labuan Bajo itu dihadiri ratusan peserta dari Siswa/i SMA, Petugas Kesehatan dan Ibu-Ibu rumah tangga.

Genbest merupakan inisiasi Ditjen Informasi dan Komunikasi Publik Kominfo untuk menciptakan generasi Indonesia yang bersih dan sehat serta bebas stunting.

Genbest mendorong masyarakat, khususnya generasi muda agar menerapkan pola hidup bersih dan sehat dalam kehidupan sehari-hari.

Sarjono, Kepala Sub Direktorat Informasi dan Komunikasi Sosial, Direktorat Informasi dan Komunikasi Pembangunan Manusia dan Kebudayaan mengatakan, kunci keberhasilan kampanye nasional adalah meningkatkan kesadaran akan ancaman stunting dan kemauan untuk mengubah perilaku masyarakat dalam penerapan hidup bersih dan sehat.

“Untuk itu diperlukan peran aktif keluarga dan komunitas agar Indonesia terbebas dari stunting,” jelas Sarjono.

Sarjono menjelaskan, Kominfo juga terus berkomitmen bahwa penyediaan informasi terkait isu stunting ini haruslah mudah diakses dan dipahami masyarakat.

“Salah satunya melalui Forum Genbest ini,” tegas Sarjono.

Untuk diketahui, prevalensi stunting di Indonesia yang cukup tinggi telah menjadi sorotan dunia global. Terlebih dengan adanya resiko kecerdasan kognitif seorang anak.

Beragam upaaya telah dilakukan oleh pemerintah Indonesia untuk menekan angka stunting, salah satunya melalui kampanye nasional penurunan prevalensi stunting.

Penulis: Sello Jome

Editor: Boni J

Manggarai Barat Stunting
Previous ArticleMinggu Depan, Pemkab TTS Lanjut Seleksi Perangkat Desa
Next Article Terkait Rawan Pangan, Kadis Sosial TTU Mengaku Keliru

Related Posts

Nama Wakil Ketua DPRD NTT Dicatut dalam Dugaan Penipuan Lowongan Kerja, Ratusan Orang Mengaku Jadi Korban

6 Maret 2026

Gubernur NTT Buka Diskusi Nasib 9.000 PPPK di Ruang Publik

5 Maret 2026

Pemprov NTT Harus Lobi Pemerintah Pusat soal Nasib 9.000 PPPK

5 Maret 2026
Terkini

Pengkab Taekwondo Sumba Barat Daya Dukung Ridwan Angsar Jadi Ketua Pengprov TI NTT

6 Maret 2026

Nama Wakil Ketua DPRD NTT Dicatut dalam Dugaan Penipuan Lowongan Kerja, Ratusan Orang Mengaku Jadi Korban

6 Maret 2026

Golkar NTT Umumkan Pengurus Baru 2025–2030, Targetkan Musda Kabupaten Rampung April

6 Maret 2026

Cerdas Digital Saja Tidak Cukup: Haruskah Psikologi Jadi Pelajaran Wajib di Sekolah?

6 Maret 2026

Rumah Harapan untuk Regina Uner di Cibal Barat Rampung 100 Persen

6 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.