Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Masyarakat yang Buang Sampah di Sekitar Bukit Cinta-Penfui akan Dikenakan Denda
Regional NTT

Masyarakat yang Buang Sampah di Sekitar Bukit Cinta-Penfui akan Dikenakan Denda

By Redaksi5 Agustus 20192 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Wakil Bupati Kupang, Jerry Manafe (Foto: Ronis/VoxNtt.com)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Oelamasi, Vox NTT-Pemerintah Daerah Kabupaten Kupang mendorong pembuatan Peraturan Desa (Perdes) bersama Pemerintah Desa Penfui Timur, Kecamatan Kupang Tengah.

Perdes ini rencananya akan dilaunching pada Jumat 09 Agustus 2019 mendatang.

Hal itu ditegaskan Wakil Bupati Kupang, Jeri Manafe usai membuka kegiatan Rapat Koordinasi Program Keluarga Harapan pada Senin (05/08/2019) di Gereja Ebenheser, Tarus Barat Kabupaten Kupang.

Menurut dia, Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat memberikan instruksi agar memperhatikan lokasi di sekitar jalur Eltari III khususnya kompleks Bukit Cinta Penfui Timur yang dipenuhi sampah hingga ke badan jalan.

“Saya ditelpon Pak Viktor katanya di sana itu kotor sekali. Saya tadi pagi langsung cek ke lokasi. Memang betul sangat kotor. Saya cek sampah-sampah itu. Saya bisa tahu itu sampah bukan hanya dari masyarakat Kabupaten tapi Kota juga. Ada sampah palstik. Tulang belulang dan limbah medis”, tegasnya.

Wabup sendiri pada  Senin (05/08) pagi sudah berkoordinasi dengan Kepala Desa Penfui Timur agar seluruh masyarakat dan Dinas Kebersihan turun ke lokasi pada Jumat, 09 Agustus yang akan datang.

“Kita akan buat perdes. Bersama warga kita akan launching di lokasi itu hari Jumat. Bagi warga entah dari mana saja yang buang sampah di situ akan dikenai denda. Dananya kan bisa buat PAD Kabupaten Kupang”, tegas Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Kupang itu.

Penulis: Ronis Natom

Editor: Irvan K

Kabupaten Kupang
Previous ArticleBalkis: Keterpilihan Emi Nomleni Jadi Motivasi Kebangkitan Perempuan NTT
Next Article Dua Perampok Asal Kupang Dibekuk Polisi, Ini Kornologis dan Identitas Mereka

Related Posts

Rumah Harapan untuk Regina Uner di Cibal Barat Rampung 100 Persen

6 Maret 2026

Perjuangan Mama Martina, Banting Tulang untuk Hidupi Keluarga sembari Rawat Suami Stroke

5 Maret 2026

KPB Program TEKAD Ponggeok Manggarai Kembangkan Penyulingan Minyak Cengkih

4 Maret 2026
Terkini

Cerpen: Mata Tua di Tubuh Bayi Bole Wote

6 Maret 2026

Tanah Ulayat, Identitas, dan Derita Sosial

6 Maret 2026

Desa Golo Riwu Tetapkan APBDes Tahun Anggaran 2026, KMP dan MBG Jadi Fokus Utama

6 Maret 2026

Rote Ndao Siap Jadi Tuan Rumah Selancar Ombak PON 2028

6 Maret 2026

Polres Manggarai Limpahkan Dua Tersangka Kasus Narkotika ke Kejaksaan

6 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.