Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Pendidikan NTT»TK Negeri Borong Selenggarakan Kelas Orangtua Bahagia
Pendidikan NTT

TK Negeri Borong Selenggarakan Kelas Orangtua Bahagia

By Redaksi10 Agustus 20191 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Suasana kegiatan kelas orangtua bahagia di TK Negeri Borong. (Foto: Sandy Hayon/ Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, Vox NTT- Sebanyak 30 orangtua siswa mengikuti kelas orangtua bahagia di TK Negeri Borong, Sabtu (10/08/2019).

Kepala sekolah TK Negeri Cepi Watu, Brigita Bona Disna menjelaskan, kegiatan itu adalah agenda rutin sebagai upaya melaksanakan pilar satu sekolah bahagia.

“Yang sudah kami terapkan, yaitu partisipasi multi pihak, termasuk mengedukasi orangtua untuk berbagi tugas dan peran dalam memastikan perkembangan anak didik kami,” ucapnya kepada VoxNtt.com.

Menurut Disna, pengetahuan tentang pola asuh adalah syarat mutlak dalam mengimplementasi sekolah bahagia di TK itu. Apalagi TK Negeri Borong adalah salah satu sekolah yang mendapat  happy school award tahun 2019.

Lebih lanjut Disna menjelaskan, tahun 2019 animo masyarakat menyekolahkan anaknya di TK Negeri Cepiwatu sangat tinggi. Bahkan pihaknya harus menolak yang lain karena keterbatasan ruang kelas.

“Orangtua sangat puas dengan model penyelenggaraan sekolah bahagia yang sangat membantu perkembangan kepribadian dan intelektual mereka,” kata Disna.

Kegiatan itu terang dia, didampingi oleh konsultan profesional dari Yayasan Mariamoe Peduli (YMP) yang sangat berpengalaman mengembangkan pendekatan sekolah yang inovatif di berbagai tempat. Bahkan sudah dipakai kabupaten dan provinsi lain.

“Kami sangat dibantu untuk mengembangkan diri anak-anak didik.  Kegiatan ini menghadirkan trainer dari YMP,  yaitu Albina Umen, Tira Bilo dan Lia Ngamput,” tukasnya.

Penulis: Sandy Hayon
Editor: Ardy Abba

Manggarai Timur Yayasan Mariamoe Peduli
Previous ArticleInfografik: Utang Kata Viktor Laiskodat Terus Bertambah
Next Article (Puisi) Yang Tak Berkesudahan

Related Posts

Seminari Kisol Luncurkan Renstra 2026–2031 untuk Hadapi Tantangan Era VUCA

5 Maret 2026

Renstra 2026–2031 Jadi Momentum Pembenahan Seminari Pius XII Kisol

5 Maret 2026

Seminari Pius XII Kisol Susun Renstra 2026–2031, Fokus pada Penguatan Kesehatan, Gizi, dan Tata Kelola

5 Maret 2026
Terkini

Pengkab Taekwondo Sumba Barat Daya Dukung Ridwan Angsar Jadi Ketua Pengprov TI NTT

6 Maret 2026

Nama Wakil Ketua DPRD NTT Dicatut dalam Dugaan Penipuan Lowongan Kerja, Ratusan Orang Mengaku Jadi Korban

6 Maret 2026

Golkar NTT Umumkan Pengurus Baru 2025–2030, Targetkan Musda Kabupaten Rampung April

6 Maret 2026

Cerdas Digital Saja Tidak Cukup: Haruskah Psikologi Jadi Pelajaran Wajib di Sekolah?

6 Maret 2026

Rumah Harapan untuk Regina Uner di Cibal Barat Rampung 100 Persen

6 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.