Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»VOX POPULI»VOX DESA»Desa Golo Langkok Wakili Manggarai pada LDN 2019
VOX DESA

Desa Golo Langkok Wakili Manggarai pada LDN 2019

By Redaksi20 Agustus 20193 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Para pemain dan pelatih Desa Golo Langkok yang mewakili Kabupaten Manggarai mengikui turnamen Liga Nusantara Desa seri Provinsi NTT 2019 (Foto: Istimewa)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ruteng,  Vox NTT – Desa Golo Langkok Kecamatan Rahong Utara mewakili Kabupaten Manggarai pada Liga Desa Nusantara (LDN) 2019 seri Provinsi NTT.

Turnamen sepak bola yang diselenggarakan oleh Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi tersebut akan digelar pada tanggal 22 – 25 Agustus 2019 di Lapangan Desa Kesetnana, Kabupaten Timur Tengah Selatan (TTS).

Pelatih Golo Langkok Nova Dwi Dewantoro menjelaskan, timnya terpilih setelah mengikuti serangkaian kompetisi LDN seri Kabupaten Manggarai.

Kompetisi yang dilaksanakan di Lapangan Motang Rua Beokina, Desa Golo Langkok, Kecamatan Rahong Utara saat itu diikuti oleh 7 (tujuh) desa.

Di antaranya;  Desa Tengkulese, Liang Bua, Nao, Todo, Golo Langkok, Lalong dan Golo Cador.

Dalam turnamen LDN 2019 seri Kabupaten Manggarai tersebut, Desa Golo Langkok dan Desa Nao yang masuk ke babak final. Pertandingan final akhirnya dimenangkan oleh Desa Golo Langkok.

“Dari juara tersebut kami akhirnya dapat 1 tiket untuk melaju ke tingkat Provinsi NTT yang dilaksanakan di Desa Kasetnana, Kecamatan Molo Selatan, Kabupaten Timor Tengah Selatan. Desa Golo Langkok salah satunya yang pergi mewakili Kabupaten Manggarai,” ungkap Nova kepada VoxNtt.com melalui pesan WhatsApp, Selasa (20/08/2019)

Dia menambahkan, untuk seri Provinsi NTT diikuti oleh 6 desa pada 5 kabupaten.

Rinciannya yakni Kabupaten Belu 1 desa, Flores Timur 1 desa, Kupang 1 desa, serta Kabupaten Timor Tengah Selatan 2 desa.

Dibantu Banyak Pihak

Sebenarnya, kata Nova, Desa Golo Langkok tidak mengikuti turnamen tersebut. Hal itu lantaran keterbatasan biaya.

Namun, setelah pihak desa berkonsultasi dengan Pastor Paroki Beokina akhirnya kontingen itu tetap berangkat ke TTS, sekalipun masih kekurangan biaya.

Kontingen Desa Golo Langkok kemudian berangkat dengan menggunakan kapal laut melalui rute Aimere-Kupang.

“Kami modal nekat saja datang ke provinsi,” ujarnya.

Bantuan dari  Pemerintah Desa Golo Langkok, kata Nova, sebanyak 20 juta. Kemudian, sumbangan masyarakat Desa Golo Langkok kurang lebih 6 juta,  sumbangan Camat Rahong Utara secara pribadi sebesar 1,1 juta.

Selain itu,  dari tua Adat Rumah Gendang Beokina Rp  150.000, SMAN 2 Rahong Utara 500 ribu, ASKAB Manggarai 1 juta dan KONI sebanyak 10 juta.

Nova menambahkan, sumbangan lain datang dari keluarga Diaspora Rahong Utara yang ada di Labuhan Bajo Manggarai Barat berupa ID cart, burner bertuliskan kontingen, dan kaos untuk para pemain.

“Itu semua biaya kita pres untuk kebutuhan sesuai dengan keadaan uang, karena kita belanjakan buat keperluan anak-anak baik baju tim, jaket, kaos kaki, sarung tangan kiper, dan skin dekker,” katanya

Namun,  untuk sepatu pemain dibeli sendiri karena kesulitan dan keterbatasan biaya.

“Bagi kami yang penting nekat berjuang berangkat bertanding di Tanah Timor,” ujar Nova.

Nova juga mengucapkan terima kasih  kepada Paguyuban Manggarai, mahasiswa Rahong Utara di Kupang yang telah membantu selama para pemain berada di ibu kota Provinsi NTT itu.

Ia berharap pula ada dukungan dari semua pihak, khususnya keluarga Paguyuban Manggarai yang ada di Soe, TTS.

“Soalnya besok (Rabu, 21/08) kami datang ke Soe tanpa tahu di mana kita berlabuh, menurut informasi dari panitia penginapan dan akomodasi selama di Soe ditanggung panitia, hanya untuk konsumsi dan lain-lain kami siapkan  sendiri untuk tim selama di Soe, Kabupaten TTS,” tutup Nova.

Penulis: Pepy Kurniawan
Editor: Ardy Abba

Desa Golo Langkok Liga Desa Nusantara Manggarai
Previous ArticleParkir Liar Marak di Ruteng, Kadis Perhubungan Tolak Diwawancara
Next Article Kerusuhan Papua Harus Menjadi Perhatian Serius Pemerintah

Related Posts

Desa Golo Riwu Tetapkan APBDes Tahun Anggaran 2026, KMP dan MBG Jadi Fokus Utama

6 Maret 2026

Polres Manggarai Limpahkan Dua Tersangka Kasus Narkotika ke Kejaksaan

6 Maret 2026

Rumah Harapan untuk Regina Uner di Cibal Barat Rampung 100 Persen

6 Maret 2026
Terkini

Cerpen: Mata Tua di Tubuh Bayi Bole Wote

6 Maret 2026

Tanah Ulayat, Identitas, dan Derita Sosial

6 Maret 2026

Desa Golo Riwu Tetapkan APBDes Tahun Anggaran 2026, KMP dan MBG Jadi Fokus Utama

6 Maret 2026

Rote Ndao Siap Jadi Tuan Rumah Selancar Ombak PON 2028

6 Maret 2026

Polres Manggarai Limpahkan Dua Tersangka Kasus Narkotika ke Kejaksaan

6 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.