Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»VOX POPULI»VOX GURU»Hingga Akhir Agustus, Nasib 525 Guru Tenaga Kontrak di TTU Masih Tak Pasti
VOX GURU

Hingga Akhir Agustus, Nasib 525 Guru Tenaga Kontrak di TTU Masih Tak Pasti

By Redaksi21 Agustus 20192 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Kepala Bapegdiklat Kabupaten TTU Fransiskus Tilis usai diwawancarai VoxNtt.com beberapa waktu lalu (Foto: Eman Tabean/Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kefamenanu, Vox NTT-Hingga akhir Agustus 2019, nasib 525 guru yang berstatus tenaga kontrak (teko) daerah di Kabupaten TTU tak kunjung ada kepastian.

Pasalnya, hingga kini para guru yang tersebar di sejumlah SD dan SMP di kabupaten yang tepat di perbatasan RI-RDTL tersebut belum mendapatkan SK.

Akibatnya hingga saat ini upah para guru teko tersebut belum juga dibayarkan.

Hal itu diakui oleh Plt. Kadis Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (PKO) kabupaten TTU Yoseph Mokos saat dikonfirmasi VoxNtt.com melalui telepon, Selasa (20/08/2019).

Yoseph menjelaskan, untuk saat ini seluruh berkas telah diserahkan kepada Bapegdiklat  oleh para guru teko melalui Dinas PKO.

Selanjutnya untuk pengurusan SK, kata dia, sudah menjadi kewenangan penuh Bapegdiklat.

Yoseph pada kesempatan itu mengimbau ke-525 guru teko agar tetap profesional dalam bekerja, agar kualitas pelayanan bagi peserta didik tetap terjaga.

“Saya tidak terlalu hafal tapi dia 525 orang per bulannya itu Rp 1.250.000, angka keseluruhan (total anggaran) saya tidak terlalu hafal,” ujarnya.

Terpisah, Kepala Bapegdiklat kabupaten TTU Fransiskus Tilis saat dikonfirmasi VoxNtt.com di kantor bupati setempat menuturkan SK untuk para guru teko sudah selesai diproses.

Namun saat ini masih menunggu tanda tangan Bupati TTU Raymundus Sau Fernandes.

“Hanya belum penandatanganan saja karena beliau (bupati Raymundus) punya tugas banyak, ini hanya soal waktu saja tapi kita dari dinas teknis sudah proses semua, kita harap dalam satu dua hari ini sudah selesai semua,” tutur penjabat Sekda TTU itu.

Penulis: Eman Tabean
Editor: Ardy Abba

Guru Teko TTU
Previous ArticleKerusuhan Papua Harus Menjadi Perhatian Serius Pemerintah
Next Article Mengapa Anggaran untuk 204 Teko di Belu Diributkan?

Related Posts

Dosen Unwira Kupang Soroti Dugaan Pemotongan Gaji di SMAK Pancasila Borong

14 Februari 2026

Sempat Libur Akibat Polemik Gaji Guru, SMP Stanislaus Borong Kembali Gelar Kegiatan Belajar

13 Februari 2026

Yayasan Sukma Respons Mogok Mengajar Guru SMA Pancasila Borong, Klaim Sudah Ada Kesepakatan Final

11 Februari 2026
Terkini

Satgas Pangan Sidak Pasar, Pastikan Stok Aman dan Harga Stabil di Labuan Bajo Jelang Idul Fitri

7 Maret 2026

Ketua PSSI Manggarai Barat Buka O2SN Gugus 04 Namo di Lembor Selatan

7 Maret 2026

Kisah Nangadhero, Desa Pesisir di Nagekeo Tempat Petani dan Nelayan Menjaga Harmoni

7 Maret 2026

Pentingnya Pendidikan Karakter dalam Membentuk Generasi Remaja Berintegritas

7 Maret 2026

Tuhan sebagai Gembala dan Bapa Yang Penuh Belaskasih dan Mengampuni 

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.