Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Ekbis»Pengembangan Pariwisata Flores Masih Terkesan Ego Sektoral
Ekbis

Pengembangan Pariwisata Flores Masih Terkesan Ego Sektoral

By Redaksi26 Agustus 20192 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Kepala Balai Sungai wilayah Papua Barat Alexander Leda saat memberi sambutan buka puasa bersama (Foto: Dok. Balai Sungai Papua Barat)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ende, Vox NTT-Pengembangan pariwisata di Kepulauan Flores, NTT masih terkesan ego sektoral. Tiap kabupaten masih mementingkan promosi potensi wisata masing-masing.

“Ini yang membuat wisata di daerah kita belum maju. Harus dihilangkan jika ingin pariwisata Flores maju dan menjadi andalan kita,” ungkap Kepala Balai Sungai, Kementerian PUPR wilayah Papua Barat Alexander Leda usai membawa materi pada Seminar Nasional “Pariwisata Flores Untuk Siapa” oleh PMKRI Regio Flores di Aula Onekore beberapa waktu lalu.

Ia menganjurkan agar tiap-tiap kabupaten atau kota di Flores harus bersinergi dan berkoordinasi mengembangkan sektor kepariwisataan dengan potensi daerah masing-masing.

Sinergisitas itu dibangun secara bersama-sama dengan membangun event pariwisata yang berkesinambungan untuk kepentingan wisata Flores secara umum.

“Misalnya, event Samana Santa atau wisata rohani di Larantuka mestinya wilayah atau kabupaten sekitar harus berperan aktif. Setelah event Samana Santa, Sikka siapkan event berikutnya, Ende siapkan dan Lembata harus siapkan. Harus bangun hubungan yang baik, agar wisatawan tidak langsung pulang begitu saja,” tutur Alexander.

Ia menilai, kelemahan utama dalam bidang pariwisata yang terjadi di Flores ialah ego daerah, bukan pada pembangunan infrastruktur.

Pembangunan infrastruktur untuk menunjang pariwisata, terang dia, dapat diusulkan dan dapat dibangun kapan saja. Namun, yang paling penting ialah koordinasi dan saling membangun daerah yang satu dan daerah yang lainnya.

“Mestinya keunggulan pariwisata daerah lain juga ditonjolkan dan dipromosikan kepada wisatawan. Sehingga, ketika berbicara pariwisata maka membicarakan keunggulan pariwisata di seluruh Flores, bukan daerah tertentu saja,” pungkas Alexander, salah seorang tokoh Flores ini.

Ia mengaku selalu berkunjung ke beberapa daerah lain yang selalu melibatkan banyak pihak dengan menunjukan keunggulan pariwisata. Hal ini ia harapkan terjadi di wilayah Flores dalam pengembangan pariwisata yang akan datang.

“Demikian juga keterlibatan daerah lain di Flores dalam menggeliatkan dunia kepariwisataan. Artinya, pariwisata ini melibatkan lintas sektoral, baru kita bisa maju,” kata dia.

Penulis: Ian Bala
Editor: Ardy Abba

Ende
Previous ArticleBupati Raymundus Tak Hadiri Pelantikan Anggota DPRD TTU
Next Article Kota SoE, Tempatnya Menikmati Suguhan Wisata Budaya

Related Posts

Kompak Indonesia Desak Jaksa Agung Ambil Alih Dugaan Korupsi Rp49,8 Miliar di Ende

8 Juli 2026

Jejak Rokok Ilegal Helium di Nagekeo: Beredar Bebas, Polisi Menunggu Laporan

12 Juni 2026

Gubernur NTT Lantik Direksi PT Flobamor dan KIB, Pemprov NTT Tambah Modal

27 Mei 2026
Terkini

Kepala SMPN Satap Munde Bantah Dugaan Pungli, Sebut Uang dari Orangtua Bersifat Sukarela

22 Juli 2026

Gubernur NTT Minta PMKRI Tetap Jadi Mitra Kritis Pemerintah

21 Juli 2026

Bupati Matim Dorong Kongres PMKRI Hasilkan Rekomendasi untuk Manggarai Raya

20 Juli 2026

Bupati Manggarai Harap Kongres PMKRI Hasilkan Rekomendasi untuk Daerah 3T

20 Juli 2026

Bantuan Rp100 Juta per Desa Mulai Diimplementasikan, Bapperida NTT Intervensi Manulai 2

20 Juli 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.