Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Seni dan Budaya»Warga Perbatasan: Festival Wonderful Indonesia Hanya Buang-buang Anggaran
Seni dan Budaya

Warga Perbatasan: Festival Wonderful Indonesia Hanya Buang-buang Anggaran

By Redaksi27 September 20192 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Suasana stan bazar di area Festival Wonderful Indonesia yang sepi pengunjung (Foto: Marcel Manek/Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Atambua, Vox NTT- Warga Desa Silawan, Kecamatan Tasifeto Timur, Kabupaten Belu menyesalkan penyelenggaraan kegiatan Festival Wonderful Indonesia.

Festival ini digelar oleh Kementerian Pariwisata Republik Indonesia di Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Motaain, Desa Silawan, Kecamatan Tasifeto Timur, Kabupaten Belu, Perbatasan RI-Timor Leste, Rabu (25/09/2019).

Kekesalan warga ini lantaran penyelenggaraan
Festival Wonderful Indonesia sepi pengunjung.

Terkesan, masyarakat perbatasan tidak dilibatkan dalam kegiatan festival yang  bertujuan mendongkrak wisatawan dan ekonomi kreatif warga perbatasan.

Pantauan awak media di area PLBN Motaain, Rabu (25/09/2019), di lokasi kegiatan, tampak beberapa stan dan para pelaku usaha lebih banyak menjual produk lokal.

Sayangnya, tidak ada pengunjung yang datang ke lokasi festival tersebut.

Sejak awal diselenggarakan pada 17 Agustus 2019 lalu, festival ini dikemas dalam dua kegiatan utama yakni konser musik dan bazar produk kerajinan dan industri rumah tangga.

Namun demikian, konser musik yang disajikan tak mampu menarik perhatian warga di lokasi kegiatan.

Tampak hanya pelintas batas yang sesekali melewati area, tempat dilaksanakan Festival Wonderful Indonesia.

Yakobus Taek, warga Desa Silawan yang ditemui di area festival mengaku tak tahu kegiatan kegiatan tersebut.

Padahal setiap hari dia selalu berada di area PLBN. Yakobus yang berprofesi sebagai tukang ojek sering mengantar penumpan ke pintu batas.

Menurut Yakobus, Festival Wonderful Indonesia itu hanya menghabiskan anggaran dan tak ada dampak atau manfaat bagi warga perbatasan.

“Kita tidak tahu acara itu, kalau konser, buang-buang anggaran saja. Masyarakat tidak nonton,” ujarnya.

Terpisah, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Belu Remigius Asa yang dikonfirmasi mengakui kegiatan Festival Wonderful Indonesia yang digelar di PLBN Motaain sepi pengunjung.

Remigius mengaku sudah memberikan masukan kepada Kementerian Pariwisata RI untuk mengevaluasi penyelenggaraan kegiatan tersebut.

“Iya. Kita sudah minta untuk dievaluasi,” balas Remigius melalui pesan WhatsApp-nya.

Penulis: Marcel Manek
Editor: Ardy Abba

Belu
Previous ArticlePS Malaka U-17 Libas Fajar Timur FC dengan Skor 2-1
Next Article Empat Pekerja Migran Tujuan Turki Dipulangkan ke Ende

Related Posts

Pemberhentian Guru SMAN 1 Lamaknen Selatan, Ujian Akuntabilitas Pendidikan Perbatasan

22 Februari 2026

Dukung Yonif 744/SYB, PT Filosi Exider Inovasi Serahkan Bantuan Laptop

10 Januari 2026

Hari Ketiga Company Gathering, Karyawan PT Filosi Exider Inovasi Daki Gunung Lakaan

10 Januari 2026
Terkini

Pentingnya Pendidikan Karakter dalam Membentuk Generasi Remaja Berintegritas

7 Maret 2026

Tuhan sebagai Gembala dan Bapa Yang Penuh Belaskasih dan Mengampuni 

7 Maret 2026

Surat Cinta untuk Mama

7 Maret 2026

Imigrasi Labuan Bajo Gelar Sosialisasi Bersama Desa Binaan di Kabupaten Manggarai, Cegah TPPO dan TPPM

7 Maret 2026

Demokrat Kritik Bawaslu NTT Soal Pelanggaran Pemilu 2024

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.