Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»Situasi Perbatasan Memanas, Ini Penjelasan Camat Elar Selatan
NTT NEWS

Situasi Perbatasan Memanas, Ini Penjelasan Camat Elar Selatan

By Redaksi20 Oktober 20192 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Camat Elar Selatan, Stefanus Lamar (Foto: Dok. Pribadi)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, Vox NTT-Situasi tapal batas antara Kabupaten Manggarai Timur dan Ngada kembali memanas, sejak Jumat (18/10/2019).

Hal itu pun mengakibatkan tewasnya TT (65), warga Dusun Benteng Tawa, Kabupaten Ngada di kawasan Daerah Aliran Sungai (DAS) Mapar, perbatasan antara dua labupaten itu.

TT tewas usai terlibat saling bacok dengan warga Desa Sangan Kalo, Kabupaten Manggarai Timur.

Aksi saling bacok antara warga dua kabupaten tersebut diduga kuat karena perebutan lahan di pinggiran sungai Wae Mapar yang selama ini digarap oleh warga Desa Benteng Tawa dari Kabupaten Ngada.

Sementara itu, ada tiga orang warga Desa Sangan Kalo yang terluka, diduga akibat terkena tembakan peluru senapan angin, Sabtu 19/10/2019).

Saat dikonfirmasi VoxNtt.com, Camat Elar Selatan Stephanus Lamar membenarkan adanya peristiwa penembakan itu.

“Tiga orang yang tertembak itu betul. Sekarang mereka lagi dirawat di Puskesmas Wukir,” ujarnya ketika dihubungi VoxNtt.com melalui sambungan telepon, Sabtu (19/10/2019) malam.

Sementara itu kata Stephanus, satu warga desa Benteng Tawa yang tewas sudah dijemput oleh pihak TNI juga Polri dan sudah dibawa ke Puskesmas Lindi, Desa Benteng Tawa, Kecamatan Riung Barat.

Dia menambahkan untuk sementara situasi wilayah perbatasan agak aman.

“Warga Sangan Kalo telah diamankan di kantor Camat Elar Selatan dari tadi siang. Pihak keamanan TNI dan polri juga sudah ada bersama dengan warga. TNI  dan polri Ngada juga sudah datang  bertemu dengan warganya,” jelasnya.

Penulis: Sandy Hayon
Editor: Ardy Abba

Manggarai Timur Matim Tapal Batas Tapal Batas Manggarai Timur-Ngada
Previous ArticleDPW NasDem NTT Tetapkan Pasangan Balon Pilkada 2020
Next Article NasDem Usung DM Jilid 2 di Pilkada Manggarai

Related Posts

Nama Wakil Ketua DPRD NTT Dicatut dalam Dugaan Penipuan Lowongan Kerja, Ratusan Orang Mengaku Jadi Korban

6 Maret 2026

Gubernur NTT Buka Diskusi Nasib 9.000 PPPK di Ruang Publik

5 Maret 2026

Perjuangan Mama Martina, Banting Tulang untuk Hidupi Keluarga sembari Rawat Suami Stroke

5 Maret 2026
Terkini

Cerpen: Mata Tua di Tubuh Bayi Bole Wote

6 Maret 2026

Tanah Ulayat, Identitas, dan Derita Sosial

6 Maret 2026

Desa Golo Riwu Tetapkan APBDes Tahun Anggaran 2026, KMP dan MBG Jadi Fokus Utama

6 Maret 2026

Rote Ndao Siap Jadi Tuan Rumah Selancar Ombak PON 2028

6 Maret 2026

Polres Manggarai Limpahkan Dua Tersangka Kasus Narkotika ke Kejaksaan

6 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.