Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HUKUM DAN KEAMANAN»JPIC Minta Polres Mabar Segera Usut Masalah Persetubuhan Anak di Bawah Umur
HUKUM DAN KEAMANAN

JPIC Minta Polres Mabar Segera Usut Masalah Persetubuhan Anak di Bawah Umur

By Redaksi21 Oktober 20191 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Direktur JPIC SSpS Flores Barat, Sr. Maria Yosefina Pahlawati, SSpS (Foto: Sello Jome/Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Labuan Bajo, Vox NTT- Direktur JPIC SSpS Flores Barat, Sr. Maria Yosefina Pahlawati, SSpS meminta Polres Manggarai Barat (Mabar) segera menyelesaikan masalah persetubuhan anak di bawah umur.

Menurut Sr. Yosefina persoalan ini sudah hampir satu bulan dan prosesnya pun belum juga selesai.

“Saya tanya di bagian unit PPA, mereka bilang prosesnya sudah tahap pemeriksaan saksi-saksi,” ungkap Sr. Yosefina saat ditemui VoxNtt.com di Rumah Perlindungan Anak dan Perempuan JPIC SSpS Flores Barat, Senin (21/10/2019).

Karena itu dia berharap agar pengusutan kasus ini tidak boleh bertele-tele.

Sr. Yosefina juga meminta, agar pelaku persetubuhan anak di bawah umur dihukum sesuai UU yang berlaku.

Untuk korban sendiri kata Sr. Yosefina, sudah mulai ada kemajuan. Sebelumnya kata dia, korban FSN sering menyendiri dan tidak mau bersosialisasi dengan orang lain.

“Awal-awalnya korban ini sering menyendiri dan tidak mau berkomunikasi dengan orang lain. Tapi sekarang sudah mulai bicara dengan kita dan berkumpul bersama orang lain,” tutup Sr. Yosefina.

Penulis: Sello Jome
Editor: Ardy Abba

Mabar Manggarai Barat Polres Mabar
Previous ArticleGotong Royong, Satgas Pamtas RI-RDTL Perbaiki Rumah Adat Alas Utara.
Next Article Achyar: Saya Menulis Buku Sebagai Wujud Cinta Kepada Daerah

Related Posts

Satgas Pangan Sidak Pasar, Pastikan Stok Aman dan Harga Stabil di Labuan Bajo Jelang Idul Fitri

7 Maret 2026

Desa Golo Riwu Tetapkan APBDes Tahun Anggaran 2026, KMP dan MBG Jadi Fokus Utama

6 Maret 2026

Polres Manggarai Limpahkan Dua Tersangka Kasus Narkotika ke Kejaksaan

6 Maret 2026
Terkini

Satgas Pangan Sidak Pasar, Pastikan Stok Aman dan Harga Stabil di Labuan Bajo Jelang Idul Fitri

7 Maret 2026

Ketua PSSI Manggarai Barat Buka O2SN Gugus 04 Namo di Lembor Selatan

7 Maret 2026

Kisah Nangadhero, Desa Pesisir di Nagekeo Tempat Petani dan Nelayan Menjaga Harmoni

7 Maret 2026

Pentingnya Pendidikan Karakter dalam Membentuk Generasi Remaja Berintegritas

7 Maret 2026

Tuhan sebagai Gembala dan Bapa Yang Penuh Belaskasih dan Mengampuni 

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.