Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NASIONAL»Tidak Angkat VBL Jadi Menteri, Forum Pemuda NTT Kecewa dengan Presiden Jokowi
NASIONAL

Tidak Angkat VBL Jadi Menteri, Forum Pemuda NTT Kecewa dengan Presiden Jokowi

By Redaksi22 Oktober 20192 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Presiden Joko Widodo atau Jokowi menyampaikan pidato dalam sidang tahunan Majelis Pemusyawaratan Rakyat (MPR) RI, di Kompleks Parlemen Jakarta, Jumat (16/8/2019).
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kupang, Vox NTT – Forum Pemuda Nusa Tenggara Timur (NTT) merasa kecewa dengan Presiden Joko Widodo yang tidak mengakomodir putra terbaik NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) menjadi menteri kabinet Jokowi-Ma’ruf periode 2019-2024.

“Kami merasa kecewa karena seorang Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat yang merupakan tokoh nasional, dan punya kemampuan dalam mengatasi persoalan bangsa  tidak diakomodir oleh Jokowi,” kata Ketua Forum Pemuda NTT, Agustinus Budi Utomo Gilo Roma kepada VoxNtt.com, Selasa (22/10/2019) sore

Ia mengatakan, Kondisi bangsa hari ini sangat memprihatinkan. Indonesia pun sedang menangis karena dilandasi banyak  masalah seperti kasus kebakaran hutan, kasus Papua, dan banyak persoalan yang silih berganti.

“Untuk mengatasi persoalan tersebut harus ada seorang fighter dalam menyelesaikan masalah, seperti masalah yang lebih spesifik adalah persoalan kebakaran hutan yang menjadi masalah nasional dan internasional,” tegas Bedi demikian Agustinus Budi Utomo Gilo Roma disapa.

Ia menegaskan, Viktor Laiskodat mempunyai kemampuan dan teruji dalam menyelesaikan masalah nasional.

“Sehingga kami kecewa karena presiden Jokowi belum mengakomodir Gubernur NTT,” tandasnya.

Meski demikian, Bedi mengaku tetap menghormati  keputusan Gubernur Viktor walau pun tidak terakomodir dalam kabinet Jokowi.

“Mungkin dalam keputusan ini beliau  memilih kembali ke NTT untuk mengatur lebih baik Nusa Tenggara Timur, tetapi kita melihat ada lompatan Kualitatif yang harus dibuat di nasional,” pungkasnya

Di sisi lain, kata Bedi, Presiden Jokowi telah melakukan keputusan yang tidak mengatasi persoalan bangsa, tanpa kehadiran seorang Viktot Laiskodat.

“Problem bangsa ini semakin meningkat sedangkan kita tau bahwa kondisi nasional saat ini sedang terjadi proses diskriminatif kepada banyak  gerakan- gerakan aktivis baik aktivis gerakan pro demokrasi yang dituduh subfersif, mulai dari tuduan yang sangat  kerdil,” ujar mantan Ketua PMKRI Kupang itu.

“Inikan ambrio dari otoritarianisme yang sedang tumbuh, ada aktivis yang ditembak  dan dipukuli. Kondisi bangsa seperti  ini harus  menempatkan orang – orang yang cerdas dan hebat di jajaran  kabinet seperti Viktor Laiskodat dalam mengatasi persoalan bangsa,” sambung Bedi.

Baca Juga: Forum Pemuda NTT Tanggapi Tanda Tangan Petisi ‘Tolak Viktor Jadi Menteri’

Ia menambahkan, Viktor adalah simbol kuat masyarakat NTT yang keras dan tegas melawan radikalisme dan terorisme.

“Kami merasa bahwa pa Viktor adalah sosok yang perlu diteladani dan dihormati sebagai tokoh nasional yang berada di bumi ibu pertiwi,” tutup Bedi.

Penulis: Tarsi Salmon
Editor: Ardy Abba

Jokowi Jokowi-Ma'ruf Kota Kupang Nasional
Previous ArticlePemkab Matim Gusur Hutan Mangrove, Profesor Gusti: Jangan Korbankan Masyarakat dan Lingkungan
Next Article Asuransi Sinar Mas Gelar Kegiatan Literasi Keuangan di Labuan Bajo

Related Posts

Rutan Kupang Siap Serahkan Rekaman CCTV Terkait Dugaan Suap terhadap Saksi Kasus Jaksa Peras Kontraktor

24 Juni 2026

KemenHAM Dorong Youth Ranger Indonesia Jadi Agen Penyebar Nilai HAM

16 Juni 2026

Palma Hill Gelar Pelatihan Public Speaking untuk Anak di Kupang

15 Juni 2026
Terkini

Tiga Tahun Tak Kunjung Diperbaiki, Jembatan Pomakeke Masih Jadi Langganan Pencitraan Politik

26 Juni 2026

KemenHAM Serap Aspirasi Warga dalam Sosialisasi Penguatan HAM di Tiga Desa Manggarai Raya

25 Juni 2026

Julie Laiskodat Sumbang Rp100 Juta untuk MTQ Tingkat Provinsi NTT di Nagekeo

25 Juni 2026

Rutan Kupang Siap Serahkan Rekaman CCTV Terkait Dugaan Suap terhadap Saksi Kasus Jaksa Peras Kontraktor

24 Juni 2026

Undhira Bali Pertahankan Tradisi Ibadah Rabuan untuk Perkuat Karakter dan Spiritualitas Civitas Akademika

24 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.