Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Pagar Pembatas Belum Selesai Dibangun, Sejumlah Rumah Warga di Pasar Borong Terendam Banjir
Regional NTT

Pagar Pembatas Belum Selesai Dibangun, Sejumlah Rumah Warga di Pasar Borong Terendam Banjir

By Redaksi27 November 20192 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Tempat tidur milik warga di pasar Borong digenangi air saat hujan lebat mengguyur Rabu, 27 November 2019 sore (Foto: Sandy Hayon/ Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, Vox NTT-Sejumlah rumah warga di jalan sebelah timur pasar Borong, Kelurahan Rana Loba, Kabupaten Manggarai Timur (Matim), Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) terendam banjir.

Hal ini diakibatkan oleh hujan lebat yang mengguyur wilayah Kota Borong, selama dua jam, Rabu (27/11/2019) sore.

Pantauan VoxNtt.com, para pedagang tampak sibuk menyelamatkan dagangan mereka, lantaran air masuk ke dalam rumah dan ruko.

Tragisnya lagi, air hujan masuk ke dalam tempat tidur mereka.

Yovita Muel (68) seorang pedagang di pasar Borong, tampak sibuk dan mengeluh. Beras dan beberapa dagangannya basah. Tempat tidurnya pun demikian.

Wanita lansia itu mengaku, tidak pernah mengalami hal seperti itu, sebelum pembangunan pagar pembatas di sebelah timur pasar Borong.

“Tae daku du hitu, ole toe ma soal laku pande pagar. Landing olo pande di’a koe di. Aku ho’o ata kontrak ce’e (Saya bilang waktu itu, tidak mempersoalkan pembuatan pagar tetapi harus dibuat dengan baik. Saya ini hanya kontrak” katanya dalam bahasa daerah Manggarai.

Yovita juga mengaku, sempat menyampaikan keluhan kepada petugas, apabila pagar pembatas itu tetap bangun. Namun, tidak direspon.

Air masuk ke jualan warga di pasar Borong saat hujan lebat mengguyur Rabu, 27 November 2019 sore (Foto: Sandy Hayon/ Vox NTT)

“Nia keta ka’eng eme mai wae ho’o cepisa. Landing toe ma respon (Di mana kami tinggal kalau air ini nanti masuk. Tetapi tidak direspon),” keluhnya.

Beberapa warga lain masih berusaha untuk mengeluarkan air yang merendam rumah dan jualan mereka.

Untuk diketahui, pagar pembatas setinggi 1,70 meter, sepanjang 110 meter belum selesai dibangun.

Pembangunan pagar pembatas ini, juga sempat ditolak pemilik lahan. Namun sampai saat ini belum menemukan kesepakatan antara masyarakat atau pemilik lahan dengan Pemda Matim.

Penulis: Sandy Hayon
Editor: Ardy Abba

Manggarai Timur Matim Pasar Borong
Previous ArticleKian Eksis di Masyarakat, Paulus Un Optimistis Berpasangan dengan SBS
Next Article Proyek Peningkatan Jalan Lingkar Luar Kota Borong Terancam Gagal, Kadis PUPR: Terserah Masyarakat

Related Posts

Rumah Harapan untuk Regina Uner di Cibal Barat Rampung 100 Persen

6 Maret 2026

Perjuangan Mama Martina, Banting Tulang untuk Hidupi Keluarga sembari Rawat Suami Stroke

5 Maret 2026

KPB Program TEKAD Ponggeok Manggarai Kembangkan Penyulingan Minyak Cengkih

4 Maret 2026
Terkini

Cerpen: Mata Tua di Tubuh Bayi Bole Wote

6 Maret 2026

Tanah Ulayat, Identitas, dan Derita Sosial

6 Maret 2026

Desa Golo Riwu Tetapkan APBDes Tahun Anggaran 2026, KMP dan MBG Jadi Fokus Utama

6 Maret 2026

Rote Ndao Siap Jadi Tuan Rumah Selancar Ombak PON 2028

6 Maret 2026

Polres Manggarai Limpahkan Dua Tersangka Kasus Narkotika ke Kejaksaan

6 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.